Tujuh Warga Muna Positif Corona, Pemda Mubar Tingkatkan Kewaspadaan

986
 

Laworo, Inilahsultra.com– Tujuh orang yang positif Virus Corona (Covid-19) warga Kabupaten Muna, yang di umumkan langsung oleh gugus tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapat perhatian serius Pemerintah Daerah (Pemda) Muna Barat (Mubar).

Bupati Mubar LM Rajiun Tumada, langsung mengambil langkah dengan mengumpulkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta melibatkan pihak kepolisian dan TNI dalam rapat di Kantor Bappeda Mubar, Senin, 20 April 2020.

- Advertisement -

LM Rajiun Tumada mengatakan, terkait dengan informasi soal warga Muna Positif Corona, pihaknya akan lebih serius meningkatkan kewaspadaan di wilayah Mubar.

“Melihat informasi di Muna ada tujuh orang terpapar Corona, saya kira ini juga adalah bagian yang harus kita waspadai,” kata Rajiun saat diwawancarai usai melakukan rapat pencegahan Covid- 19.

Orang nomor satu di Mubar itu akan lebih meningkatkan kinerja-kinerja gugus tugas Covid-19 kabupaten yang sudah dibentuk. Baik itu di tingkat kecamatan maupun di desa yang selama ini sudah melakukan penanganan secara menyeluruh bagi masyarakat yang sudah melakukan perjalanan di daerah Pandemik.

Pihaknya juga akan meningkatan penanganan Covid- 19 dengan pencegahan secara dini yang terintegrasi. Misal, sebelumnya penyemprotan yang dilakukan di desa dua kali, menjadi tiga kali dan posko posko yang sudah dibuat akan lebih ditingkatkan lagi.

Selain itu juga, Rajiun akan lebih memperketat di tiap wilayah penyeberangan yang menjadi keluar masuknya warga perantau seperti di Bandara Sugimanuru, Penyebrangan Veri Tondasi dan tiap perbatasan yang ada di Mubar.

Selain di jalur transportasi darat yang sering dilalui, di wilayah pesisir yang merupakan tranportasi laut seperti penyebrangan di Pulo-Pulo juga akan lebih diperketat penjagaannya.

Menurutnya, jalur-jalur darat maupun laut seperti dari Bau-bau melewati Buton Tengah ke Mubar, dari Bombana ke Mubar, dari Muna yang melewati perbatasan di Liabalano dan perbatasan dari arah Kusambi sangat rentan masyarakat luar akan lalui itu.

Apalagi melihat Mubar dan Muna sangat berdekatan dan hanya dipisahkan secara administrasi, biar bagaimanapun, kata dia, tidak akan pernah terpisahkan. Karena warga Muna pasti ada yang kerja di Mubar begitu juga sebaliknya

Melihat kondisi yang ada saat ini, pihaknya terus melakukan langkah agar pemutusan mata rantai Covid-19 bisa terputus.

Ia juga berharap kepada pihak yang terlibat dalam pencegahan pandemi bekerja maksimal.

“Jadi sedini mungkin kita akan lakukan kewaspadaan secara terintegrasi. Jadi ada peningkatan tambahan operasi 1 × 24 jam selama dua Minggu. Untuk sementara kita lakukan dulu itu,” ucapnya.

Selain itu, dirinya menghimbau, agar tetap mendengar himbauan pemerintah. Kewaspadaan tetap dijaga dimulai dari diri sendiri dengan menjaga hidup sehat, rajin cuci tangan, jaga jarak minimal 2 meter dan tetap gunakan masker.

Reporter : Muh Nur Alim

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...