Kabupaten Kota di Sultra Belum Maksimal Lakukan Rapid Test

Ketua IDI Sultra dr La Ode Rabiul Awal. (Dok Facebook dr La Ode Rabiul Awal)
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) mengimbau seluruh satuan tugas (Satgas) Covid-19 kabupaten dan kota betul-betul mengaktifkan surveilans dan sceraning di lapangan menggunakan rapid test.

-Advertisements-

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra, La Ode Rabiul Awal mengatakan, berdasarkan catatan dari gugus tugas Covid-19 Sultra terdapat kurang lebih 6.800 rapid tes yang telah didistribusi di kabupaten dan kota.

Namun, kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sultra ini, yang baru digunakan hanya sekitar 2.300 rapid test. Sementara sekitar 4.000 lebih yang belum digunakan.

“Kami minta diizinkan. Sehingga kita mampu mendeteksi dan menemukan orang-orang dengan gejala ringan atau tanpa gejala untuk memutus mata rantai penularan virus Covid-19,” kata La Ode Rabiul Awal, Jumat 24 April 2020.

Untuk diketahui, kasus corona di Sultra ada tambahan 5 kasus baru terkonfirmasi positif, maka total kasus corona saat ini sebayak 41 kasus, yang sebelumnya terdapat 36 kasus. Dari 41 kasus positif, ada 5 orang dinyatakan sembuh dan 2 orang meninggal dunia

Penambahan kasus baru ini 2 dari Kota Kendari, 1 orang Konawe, 1 orang Konawe Selatan dan 1 orang dari Kolaka Utara.

Sementata orang tanpa gejala (OTG) terdapat 372 kasus, orang dalam pemantauan (ODP) 282 kasus, dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 14 orang.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...