Klarifikasi Gugus Tugas : Pasien Positif Corona di Kendari Bukan Klaster Lapas atau Kejati

380
 

Kendari, Inilahsultra.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kendari mengklarifikasi pasien terkonfirmasi positif yang disampaikan pada Rabu 29 April 2020, pukul 17.00 WITa bukan dari klaster Lapas.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kendari, Alghazali Amirullah menjelaskan, satu
pasien yang terkonfirmasi positif
orang jenis kelamin laki-laki usai 52 tahun dari Kecamatan Mandonga bukan klaster Lapas atau pun klaster Kejaksaan Tinggi (Kejati).

- Advertisement -

“Ada yang menyebutkan klaster lapas dan klaster kejati, kami mengklarifikasi sesungguhnya tidak termasuk kedua klaster tersebut dan bukan klaster baru,” jelas dr Alghazali Amirullah, Rabu malam 29 April 2020.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Kendari ini menjelaskan, kemungkinan pasien tersebut terpapar Covid-19 di Kota Kendari sebagai transmisi lokal penyebaran virus corona.

“Kemungkinan besar pasien tersebut mendapatkan transmisi lokal atau didapatkan di Kota Kendari sini, bukan dari klaster Lapas,” jelasnya.

Untuk itu, kata dia, Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kendari akan intens melakukan tracking di lapangan untuk mengetahui di wilayah mana pasien tersebut terpapar Covid-19 dan dengan siapa berinteraksi.

“Kami akan terus melakukan kegiatan tracking atau surveilens yang lebih maksimal dan intens di lapangan,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam video ia menyebut bahwa pasien baru itu masuk klaster lapas. Berdasarkan informasi yang diperoleh Inilahsultra.com, pasien ini adalah seorang jaksa di Kantor Kejaksaan di Sultra.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...