Tambahan Kasus Baru Positif Corona di Kendari dari Klaster Lapas

791
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kasus pasien terkonfirmasi positif Virus Corona di Kota Kendari bertambah 1 kasus baru pada Rabu 29 April 2020.

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kota Kendari, dr. Alghazali Amirullah menjelaskan, pasien yang terkonfirmasi positif kasus baru 1 orang dengan jenis kelamin laki-laki usai 52 tahun dari Kecamatan Mandonga.

- Advertisement -

Warga Kendari ini terpapar Covid dari teman, berdasarkan hasil swab. Dia terpapar dari temannya di Lapas Kendari yang merupakan pasien positif.

“Ini dari tracking terhadap pasien sebelumnya yang memindai klaster ini. Dan pasien yang positif ini juga semua keluarganya kita lakukan tracking. Tim dari Satgas Covid-19 yang akan turun ke Lapangan,” kata dr. Alghazali Amirullah di Posko Gugus Tugas Covid-19 Kota Kendari, Rabu 29 April 2020.

Lanjut dia, dengan adanya tambahan 1 kasus baru yang positif ini, kini di Kota Kendari ada 4 klaster mulai dari klaster dari luar negeri (umrah), klaster Sukabumi, klaster Makassar dan tambahan klaster Lapas.

“Pasien tersebut teridentifikasi klaster baru dengan riwayat perjalanan luar negeri. Klaster Lapas ini kita masih mencari tahu sejauh mana pasien sebelumnya kira-kira terpapar dan siapa saja yang terpapar dengan pasien tersebut,” katanya.

Dengan adanya penambahan satu warga Kota Kendari yang positif, maka menambah daftar kasus pasien positif Covid di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Total jumlah pasien positif Covid sebanyak 27 kasus, 20 orang masih menjalani perawatan medis di rumah sakit, 5 orang dinyatakan sembuh dan 2 orang meninggal dunia,” jelasnya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Kendari ini menjelaskan, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) terdapat 30 kasus.

“PDP sampai saat ini berjumlah 30 orang dan alhamdulillah yang selesai dalam pengawasan 28 orang, sementara yang masih dalam proses pengawasan sisa 2 orang,” jelasnya.

Sementara orang dalam pemantauan (ODP) sampai hari ini total 134 orang,  selesai pemantauan 131 orang dan masih dalam proses pemantauan berjumlah 3 orang.

Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) total 199 kasus, 114 kasus dinyatakan selesai dan 85 masih berstatus OTG.

Untu itu, ia mengimbau masyarakat terus mengikuti himbauan dari pemerintah untuk tidak berkumpul, tidak ke tempat-tempat keramaian, menjaga jarak dengan orang lain, menggunakan masker, sering cuci tangan dengan sabun, dan tidak mudik dalam memutus penularan Covid-19 ini

“Tidak ada henti-hentinya kami menyampaikan tetap mengikuti imbauan-imbauan pemerintah dalam memutus penyebaran mata rantai Covid-19,” jelasnya

Ia menambahkan, kepada masyarakat apabila memiliki gejala untuk segera melaporkan kepada tim surveilens atau tim medis, sebelum gejala virus mematikan menyerang lebih luas dalam tubuh.

“Kita harapkan kerjasama kepada masyarakat untuk beranikan diri dsn jujur untui menyampaikan apabila ada gejala Covid dilingkungannya dan kepada diri sendiri. Semua itu untuk kebaikan kita bersama,” tutupnya.

Berikut data selengkapnya

  1. Mandonga 2 positif
  2. Kendari Barat 1 positif
  3. Kendari 1 PDP
  4. Nambo tidak ada kasus
  5. Abeli tidak ada kasus
  6. Poasia 4 positif
  7. Kambu 2 ODP 1 positif
  8. Baruga 1 PDP 5 positif
  9. Wuawua 4 positif
  10. Kadia 1 ODP 1 positif
  11. Puuwatu 2 positif

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...