Tolak Kedatangan TKA, DPRD Sultra akan Turun Demo di Bandara Haluoleo

1018
 

Kendari, Inilahsultra.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdurrahman Shaleh secara tegas menolak keras kedatangan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok di Bumi Anoa.

“Kalau mereka dipaksakan datang, dan intelijen kita memastikan kapan datangnya, maka saya secara pribadi selaku Ketua DPRD akan memimpin langsung demonstrasi penolakan 500 TKA,” tegas Abdurrahman Shaleh, Rabu 29 April 2020.

- Advertisement -

Ketua PAN Sultra ini menilai, kedatangan para TKA dari negeri Tirai Bambu Cina itu di tengah pandemi virus corona ini akan meresahkan masyarakat di Bumi Anoa.

“Ini tidak main-main saya akan pimpin langsung penolakan ini, karena kalau dibiarkan akan menimbulkan masalah baru di Sultra di tengah virus corona,” ujarnya.

Senada dengan Ketua DPRD, Anggota DPRD Sultra dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muh Poli secara tegas menolak keras kedatangan warga negara asing (WNA) termaksud 500 TKA asal Tiongkok di Bumi Anoa.

Ia menegaskan, jika pemerintah pusat masih memberikan peluang untuk kedatangan TKA di Sultra, maka anggota dewan dari Fraksi PKS akan melalukan aksi penolakan di Bandara Haluoloe.

“Kami anggota dewan dari Fraksi PKS di provinsi, Kota Kendari, Konawe Selatan dan Konawe akan berada di barisan yang menolak kedatangan para TKA di Bandara Haluoleo,” tegasnya.

Aksi penolakan itu, lanjut dia, Fraksi PKS dari DPRD Provinsi, Kota Kendari, Konawe Selatan dan Konawe akan
membawa spanduk menolak kedatangan warga negara asing di Bandara Haluoleo.

“Ini sikap tegas kita menunjukan bahwa langkah ini sebagai pertanggungjawaban terhadap bangsa kita untuk menyelamatkan warga Sultra dengan musibah saat ini,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...