Buteng Bersatu Lawan Corona

344
 

Labungkari, Inilahsultra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah (Buteng) dibawah komando Bupati dan Wakil Bupati Buteng, H.Samahuddin-La Ntau mengerahkan segala kekuatan untuk memutus mata rantai Virus Corona atau Covid-19. Seluruh instansi dan lapisan masyarakat dirangkul untuk bersama mencegah masuknya wabah.

Bupati Buteng, H. Samahuddin pun tak hanya memantau dibalik meja. Dengan segala resiko yang ada, orang nomor satu di Buteng ini memastikan warganya tak tertular virus mematikan ini.

- Advertisement -

Salah satu upaya nyata H. Samahuddin dengan terjun ke lapangan membagikan masker sembari memberikan sosialisasi pencegahan Covid-19 langsung ke masyarakat.

Bersama perangkat daerahnya, H. Samahuddin menyerukan pentingnya mengenakan masker. Tak hanya berseru, H. Samahuddin juga melakukan tindakan nyata dengan membagikan masker kepada warga di sepanjang jalan poros Lakudo hingga Mawasangka seperti yang dilakukan pada Selasa 21 April 2020 lalu.

Tak hanya di sepanjang jalan poros, aksi bagi-bagi masker juga dilakukan H. Samahuddin di sejumlah titik vital pertemuan masyarakat. Diantaranya, Pasar Mone dan Pasar Mawasangka.

Didampingi Sekda Buteng, H. kostantinus Bukide dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Politikus PDI Perjuangan ini dengan sigap membagikan sedikitnya 2.000 masker dan memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk bersama memutus rantai persebaran Covid-19.

H. Samahuddin meyakini keselamatan warganya adalah tugas dan amanah yang harus diemban. Menjadi penting untuk memastikan kesehatan warga secara langsung dalam situasi pandemi Covid-19 yang telah mewabah di seluruh dunia saat ini.

“Ini semua demi keselamatan masyarakat, apapun itu saya akan lakukan. Jadi masker yang kita berikan kepada para pedagang maupun pembeli wajib dipakai apabila beraktifitas di luar rumah. Karena ini demi keselamatan kita bersama,” kata Bupati Buteng, H. Samahuddin.

Orang nomor satu di Buteng ini juga mengimbau kepada warga agar rajin mencuci tangan, mengkonsumsi buah dan sayuran serta menjaga daya tahan tubuh agar tetap bugar saat beraktifitas di luar rumah.

“Terpenting menghindari kerumunan massa. Lebih baik mencegah dari pada virus Corona mengenai kita,” katanya.

Ia pun meminta agar masyarakat menumbuhkan kesadaran untuk bersama melawan Covid-19 ini. Mengikuti seluruh anjuran pemerintah dengan memaksimalkan social dan pisychal distancing agar terhindar dari virus Corona atau Covid-19 ini.

Usai membagikan masker ke sejumlah titik vital masyarakat, H. Samahuddin bertolak mengunjungi tiap posko Satgas Covid diperbatasan kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Lakudo, Mawasangka Tengah (Masteng), dan Mawasangka.

Dalam kesempatan itu, H. Samahuddin mewanti-wanti petugas Satgas agar membagikan masker kepada siapa saja yang dilakukan pemeriksaan apabila tak memakai masker.

“Ketika melihat para pengendara tidak mengenakan masker, maka bagikan kepada mereka. Sekaligus berikan pemahaman kepada para pengendara, bahwa wajib memakai masker saat keluar rumah,” bebernya.

Samahuddin berharap besar aksi bagi-bagi masker ini bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat. Penggunaan masker saat berada di luar rumah sangatlah penting untuk mencegah penularan Covid-19.

“Apa yang kita lakukan hari ini semata-mata untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19. Harapan kami masyarakat Buteng khususnya bisa terhindar dari Covid-19,” tandasnya.

Perketat Perbatasan Daerah

Bupati Buteng H Samahuddin saat meninjau langsung posko perbatasan Kabupaten Buteng dan Kabupaten Muna.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah (Buteng) juga meningkatkan pengawasan di jalur perbatasan dengan Kabupaten Muna dan Kota Baubau yang sudah masuk zona merah Covid-19. Hanya satu jalur perbatasan yang boleh dilewati warga.

Bupati Buteng, H. Samahuddin mengatakan, bagi warga yang hendak melintasi perbatasan dan masuk ke wilayah Buteng maka harus melewati satu jalur. Yakni jalan umum atau jalan provinsi. Sedang jalan alternatif atau jalan pintas akan ditutup.

“Dengan begitu, setiap yang masuk di Buteng dapat didata dan diperiksa pihak medis,” tegas H. Samahuddin.

H. Samahuddin juga memanjatkan doa agar petugas kesehatan dan pihak keamanan selalu diberi kesehatan dalam menjalankan tugas.

“Ini demi kepentingan dan pengabdian kepada daerah. Apa yang kalian (Petugas kesehatan dan keamanan) lakukan saat ini, Insya Allah mendapat ridho dan pahala dari Allah SWT,” kata H. Samahuddin memberi penguatan.

Orang nomor satu di Buteng ini juga mewanti-wanti agar petugas kesehatan dan keamanan dalam bertugas mengedepankan prosedur tetap (Protap) kesehatan yang ada. Tujuannya untuk meminimalisir dan mencegah penularan Covid-19 masuk di wilayah Buteng.

Menurutnya, masyarakat bisa berkontribusi langsung memutus penularan Covid-19 dengan melakukan upaya pencegahan dini.

Caranya pada saat keluar rumah harus mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak, cuci tangan teratur menggunakan sabun dan air mengalir dan hindari kerumunan.

Orang nomor satu di Buteng ini juga menginstruksikan para camat dan kepala desa untuk membantu pengawasan agar lebih maksimal. Menunjang kerja pihak medis dan keamanan untuk mendata dan mengecek kondisi kesehatan setiap warga yang melintas.

“Camat dan kepala desa harus siap siaga di posko. Tahan siapa saja yang melintas masuk di daerah Buteng, baik itu roda dua maupun roda empat. Bisa dibiarkan jalan apabila sudah dilakukan tes oleh medis,” katanya.

Gencarkan Sosialisasi Bahaya Covid-19 Kepada Warga

Bupati Buteng H Samahuddin saat memberikan imbauan penanganan Covid-19 kepada warga.

Berbagai upaya untuk mencegah penularan Covid-19 juga terus diintensifkan Pemkab Buteng. Salah satunya dengan memberikan edukasi kepada warga mengenai bahaya dan pencegahan virus mematikan ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buteng, Muhammad Yusuf mengatakan, sosialisasi dilakukan secara mobile atau keliling. Sosialisasi juga melibatkan aparat Kepolisian dan TNI.

Tujuan sosialisasi keliling ini agar masyarakat memiliki pemahaman yang benar mengenai Corona. Sehingga timbul kesadaran dari dalam diri warga.

“Dengan begitu akan ada upaya dari masyarakat untuk menghindari dan mencegah penularannya,” kata Muhammad Yusuf.

Sejumlah imbauan juga disampaikan dalam sosialisasi keliling ini. Diantaranya mengurangi atau tidak keluar dari rumah bila tak ada sesuatu yang penting.

Hindari kerumunan dan tak melakukan kontak langsung seperti bersalaman. Kosumsi makanan bergizi dan rajin minum air hangat 20 menit sekali.

“Daya tahan tubuh kita yang perlu dijaga, virus itu akan hilang dengan sendiri apabila daya tahan tubuh kita kuat,” katanya.

Selain itu, rajin cuci tangan menggunakan sabun anti septik. Setelah bepergian dan pulang ke rumah, sebaiknya terlebih dahulu cuci tangan atau bisa langsung mandi.

Khusus bagi warga yang baru pulang dari daerah terinfeksi, pihaknya memberikan imbauan untuk mengkarantina diri selama 14 hari.

Muhammad Yusuf mengatakan, kegiatan ini akan rutin dilaksanakan. Sebisanya seluruh kecamatan di Buteng akan dijangkau. (adv)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...