Dampak Corona, Perekonomian Nelayan di Mubar Menurun Drastis

638
 

Laworo, Inilahsultra.com– Akibat dampak dari pada wabah virus Corona atau Covid-19, sangat mempengaruhi sendi-sendi perekonomian masyarakat. Tak terkecuali para nelayan di Kabupaten Muna Barat (Mubar), selama penyebaran Covid-19 merajalela, penghasilan mereka sangat menurun drastis.

Salah satu Nelayan Warga Desa Tondasi, Kabupaten Tiworo Utara, Hazbulah mengatakan, hasil tangkapan ikanya dibandingkan dengan sebelum adanya Covid-19 sangat besar pendapatannya.

- Advertisement -

“Kita kebingungan juga. Hasil tangkapan yang biasanya dibawa di penampung, tapi sekarang pihak penampung sudah tidak menerima lagi,” kata Hazbula Saat ditemui jurnalis inilahsultra.com di dermaga tanggul nelayan Desa Tondasi, Jumat, 1 Mei 2020.

Tidak diterimanya di penampung hasil tangkapannya, baik ikan maupun kepiting, karena pihak penampung mengaku akses untuk pengiriman di luar daerah terhenti akibat wabah Covid-19.

Meskipun begitu, hari-harinya para nelayan tersebut tetap melakukan aktivitasnya menangkap ikan, dan hasil tangkapanya saat ini biasa di bawa di pasar-pasar tradisonal yang ada di wilayah Mubar.

“Dulu kita bisa dapatkan Rp 100 ribu – Rp 300 ribu per harinya. Sekarang karena adanya virus ini, hanya kita dapat kadang Rp 50 ribu – Rp 100 ribu. Itupun kadang pembeli minta murah juga kasian,” katanya.

Olehnya itu, pihaknya sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah. melihat banyaknya tanggungan beban anak istri di rumah, tentu ini sangat menjadi tanggung jawab sebagai kepala keluarga yang hari-harinya penghasilannya hanya melaut.

“Sekarang sudah ada BLT di desa. Jadi kita menunggu saja kapan dicairkan sambil kita mencari kehidupan di laut. Sudah di data dan tinggal menunggu. Alhamndulilah bantuan itu juga sangat membantu untuk sementara. Mudah-mudahan virus ini cepat berlalu mi,” ucapnya.

Reporter : Muh Nur Alim

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...