DPRD Sultra Minta Disnaker dan VDNI Jujur Penggunaan TKA China

518
 

Kendari, Inilahsultra.com – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra Syahrul Said meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Provinsi Sultra dan PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) jujur penggunaan tenaga kerja asing (TKA) China.

Syahrul mengaku, tidak adanya kejelasan mengenai mekanisme penggunaan TKA asal China di PT VDNI membuat publik bertanya dan curiga.

- Advertisement -

“Kami minta keterbukan terkait kebutuhan tenaga kerja spesifikasi seperti apa yang dibutuhkan,” kata Syahrul Said, Minggu 3 Mei 2020.

Ia meminta agar Disnaker Sultra untuk proaktif dan memastikan serta menyampaikan ke publik soal kebutuhan TKA di Sultra, khususnya di dua perusahaan yang dibiayai BUMN China.

Sebab, kata dia, jangan sampai TKA China yang didatangkan juga mengerjakan pekerjaan yang bisa dilakukan pekerja lokal.

“Untuk itu, kita ingin Disnaker Sultra menyiapkan tenaga kerja atau melatih sesuai kebutuhan perusahaan tersebut,” imbuhnya.

Sebelumnya, PT VDNI dan PT OSS mendapatkan sorotan karena berencana mendatangkan 500 TKA China di tengah pandemi corona.

DPRD Sultra dan Gubernur Sultra secara kelembagaan menyatakan sikap menolak kedatangan para TKA asal negeri Tirai Bambu itu.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...