DPRD Siap Halau TKA di Pintu Masuk Kendari dari Bandara Haluoleo

696
 

Kendari, Inilahsultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menolak keras kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok ke Sulawesi Tenggara (Sultra)

Sebelum masuk di PT VDNI Morosi Kabupaten Konawe, terlebih dulu para TKA akan transit di Bandara Haluoleo apabila menggunakan pesawat. Setelah itu, para TKA kemudian mengunakan kendaraan darat menuju Morosi dan akan melintasi Kota Kendari.

- Advertisement -

Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan mengatakan, DPRD bersama Pemerintah Kota Kendari siap menutup pintu masuk dalam kota di gerbang perbatasan Ranomeeto Konawe Selatan dan Kota Kendari.

“Kalau memang dipaksakan untuk datang. Kita DPRD secara kelembagaan akan berdiri di pintu gerbang untuk menghalau sebagai bentuk menolak kedatangan TKA Cina untuk masuk dan melintas di Kota Kendari,” tegas Subhan.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan, kedatangan TKA asal Negeri Tirai Bambu di tengah pandemi Covid-19 menjadi keresahan masyarakat dan pekerja lokal di sektor tambang yang dirumahkan.

“Maka sangat disayangkan kedatangan TKA ini sangat melukai hati masyarakat Sultra terkhusus Kota Kendari,” ujarnya.

Memang, kata Subhan, regulasi kedatangan para TKA di Sultra ada di tingkat nasional.

“Tapi kita suarakan penolakan mulai pemerintah provinsi, DPRD Sultra serta Wali Kota Kendari akan menguatkan penolakan,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir siap menutup gerbang perbatasan Ranomeeto Konawe Selatan yang menjadi pintu masuk di Kota Kendari dari Bandara Haluoleo.

“Sebenarnya gampang saja, kita tinggal halau mereka dengan menutup itu pintu masuk di gerbang Ranomeeto sebelum ke Morosi. Saya berani toh kita didukung oleh masyarakat,” tegasnya belum lama ini.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...