Rencana TKA China Masuk Sultra, GMNI Kendari Nilai Pemerintah Gegabah

801
 

Kendari, Inilahsultra.com – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menilai Pemerintah Pusat gegabah karena berencana mendatangkan tenaga kerja asing (TKA) asal China ke Sultra di tengah pandemi virus corona.

“Kami menilai tidak tepat pada situasi sekarang ini,” kata Ketua GMNI Kota Kendari Abdul Wahab, Senin 4 Mei 2020.

- Advertisement -

Menurutnya, rencana kedatangan 500 TKA asal negeri tirai bambu untuk bekerja di PT Virtue Dragon Nickel Industry dan PT Obsidian Stainless Steel di Konawe Sulawesi Tenggara dalam dua pekan ke depan memicu kegaduhan di daerah.

Apalagi, situasi masyarakat Indonesia saat ini sedang khawatir akibat serangan wabah corona.

“Apalagi di Sulawesi Tenggara hingga hari ini telah mencapai 64 orang dinyatakan positif virus corona,” jelasnya.

Ia menyebut, awal mula munculnya corona berasal dari Kota Wuhan China. Untuk itu, pemerintah menunda mendatangkan TKA sampai benar-benar pandemi ini telah usai di Indonesia.

“Rencana kedatangan para TKA di Sulawesi Tenggara dapat memberikan serangan psikologi bagi masyarakat. Kekhawatiran piskologi dapat saja terjadi akibat rasa takut berlebihan karena kedatangan tenaga kerja melalui bandara tidak akan diketahui apabila terpapar virus atau tidak. Apalagi penyebaran virus ini rentan terhadap fasilitas umum, tak terkecuali bandara. Meskipun akan melalui beberapa pemeriksaan kesehatan yang ketat,” jelasnya.

Menurutnya, Sulawesi Tenggara sedang bergejolak melawan Covid-19, jangan lagi ditambahkan dengan gejolak baru akibat kedatangan para TKA.

“Jangan ditambahkan dengan kekhawatiran yang baru lagi,” tambahnya.

Ia menuturkan, rencana pemerintah pusat tersebut jelas-jelas melanggar peraturan Kementrian Perhubungan yang telah diterapkan sebelumnya bahwa telah terjadi pembatasan transportasi via bandara dari 24 April sampai pada 01 Juni 2020.

“Oleh karena itu kami melihat untuk mendatangkan para tenaga kerja asing pada situasi sekarang terlebih di wilayah Sulawesi Tenggara tidak tetap sasaran,” tutupnya.

Penulis : Nur Kasri

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...