Pasien yang Sempat Kabur di RSU Bahtermas Negatif Corona

540
 

Kendari, Inilahsultra.com – Udin (35), pasien yang dinyatakan positif corona berdasarkan hasil rapid test akhirnya negatif corona berdasarkan hasil swab lendir.

“Kasus Konawe Utara negatif hasil swabnya,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal, Selasa 5 Mei 2020.

- Advertisement -

Sebelumnya, nama Udin menjadi santer diperbincangkan di jagad maya. Pasalnya, pria ini memilih kabur dari RSU Bahteramas Kendari di saat dirinya akan diambil sampel swabnya.

Alasan pria 35 tahun ini kabur dari ruang isolasi akhirnya terungkap melalui pernyataan Bupati Konawe Utara (Konut) Ruksamin melalui video.

Ruksamin mengaku, Udin kabur ke kebunnya di Kecamatan Sawa karena tidak ingin satu kamar dengan pasien covid-19.

“Datang di sini untuk amankan dirinya, menurut informasi dia digabung dengan pasien positif padahal dia belum tentu positif itu lah dia lari dan datang di kebunnya,” kata Ruksamin dalam video yang dibagikan.

Ruksamin bersama tim penanganan Covid-19 Konut menjemput langsung pria yang bekerja di perusahaan tambang di Morosi itu pada Selasa pagi 28 April 2020.

Ruksamin mengaku, Udin menurut saat dijemput dan bersedia naik di ambulance.

“Udin sudah bersama kita beliau menurut dan beliau naik sendiri ambulance,” katanya.

Ruksamin mengaku optimis warganya tersebut negatif corona.

“Semoga Konut zero untuk covid-19,” imbuhnya.

Sebelumnya, salah satu pasien positif virus corona hasil rapid test asal Kabupaten Konawe Utara (Konut) kabur dari ruang perawatan di RSU Bahteramas Kendari, Senin 27 April 2020 sekira pukul 10.00 WITa.

Sebelum dirawat di ruang isolasi rumah sakit rujukan covid-19, warga Kecamatan Sawa Kabupaten Konut itu mengalami kecelakaan kerja di Morosi.

Hanya saja, informasi tempat kerjanya belum diketahui sampai saat ini.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal menjelaskan, pasien tersebut masuk di RSU Bahteramas pada Minggu sore 26 April 2020 bakda Magrib.

“Dia masuk dengan luka bakar luas 1% di selangkangan karena kecelakaan kerja,” katanya.

Pasien tersebut, lanjut dia, hanya dikasi obat minum dan direncanakan untuk dilakukan swab pada hari ini.

Namun, sebelum diambil sampel swabnya, pasien tersebut malah kabur.

“Belum (swab). Baru direncanakan tadi,” imbuhnya.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...