Ali Mazi Tanggapi Kritikan Eks Pimpinan KPK La Ode Syarif Karung Logistik Corona

1580
 

Kendari, Inilahsultra.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi memberikan penjelasan terkait karung bantuan bergambar dirinya yang menuai kiritik publik salah satunya dari mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) La Ode M Syarif melalui akun twitternya.

Politikus NasDem ini menjelaskan, biaya pembuatan logo dan fotonya di karung bantuan sembako bantuan dari masyarakat Sultra, karena sampai hari belum ada bantuan dari pemerintah pusat.

- Advertisement -

“Bantuan di karung sembako ada logonya pemprov di belakang dan gambar gubernur. Kalau bukan gubernur mau siapa lagi,” ujar Ali Mazi.

“Terus kalau bukan foto gubernur mau pakai foto apa, menurut kalian pake foto apa. Kalau tidak pakai foto itu identitasnya bantuan pakai apa,” tambahnya.

Ditanya, tidak ada foto Wakil Gubernur Lukman Abunawas di karung sembako, Ali Mazi menyarankan sejumlah jurnalis membuka undang-undang.

“Ada di undang-undang, kalau kalian mempertanyakan ini buka undang-undang. Ini bukan mencari popularitas, tapi suatu tanda bahwa ini bantuan dari pemerintah. Coba kalian lihat bantuan dari presiden seperti apa,” jelasnya.

Kemudian, ditanya biaya sablon dari APBD atau dari mana supaya publik tahu, Ali Mazi mengatakan, untuk apa publik tahu biaya pembuatan sablonnya.

“Sebenarnya yang ditunggu biaya sablon atau sembakonya,” katanya.

Kemudian, Ali Mazi juga meminta publik jangan mempersoalkan hal-hal yang tidak penting, .

“Saya nda tahu dari mana, masa kotanya saya, nanti kalian tanya tukang sablon karung. Enggak tahu saya dari mana itu, atau dari langit kali,” jelasnya.

Kemudian, ditanya jumlah logistik bantuan masuk dan yang akan didistribusikan, lagi-lagi Ali Mazi mengaku tidak tahu.

“Jumlah logistiknya berapa saya nda tahu, kalian tanya aja. Tanya pada rumput yang bergoyang. Yang jelas kita laksanakan tidak ada kesalahan dan dilakukan secara transparan,” imbuhnya.

Ali Mazi menegaskan, karung bantuan sembako ditempelkan fotonya tidak ada kepentingan pribadi, semata-mata dari pemerintah provinsi untuk masyarakat Sultra terdampak Covid-19.

“Kenapa kita persoalan masalah gambar dan saya tidak ada kepentingan menjadi calon lagi ke depannya. Semata-mata ini untuk masyarakat Sultra,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Komentar
loading...