Gubernur Ali Mazi Minta Pihak Berwajib Tangkap WNA Asal China Diduga Palsukan KTP

2511
 

Kendari, Inilahsultra.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi mengatakan, warga negara asing (WNA) asal China bernama Mister Wang yang diduga memalsukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk ditangkap.

“Kalau menggunakan KTP palsu ditangkap, dan secara hukum serahkan kepada yang berwajib,” kata Ali Mazi di Rujab Gubernur Sultra, Rabu 6 Mei 2020.

- Advertisement -

Lanjut orang nomor satu di Sultra ini menegaskan, siapa pun yang memalsukan KTP baik warga negara asing dan warga negara Indonesia itu tidak benar.

“Siapa pun yang memalsukan KTP tidak betul, karena pemalsuan identitas. Nanti tanya yang berwajib,” jelasnya.

Saat ini Polda Sultra mulai menyelidiki kasus dugaan pemalsuan dokumen TKA asal China tersebut.

Kasubdit III Jatarnas Ditreskrimum Polda Sultra, Kompol Singgih menjelaskan, TKA asal Tiongkok yang diduga memiliki KTP palsu di Kabupaten Konawe tidak hadir di ruang penyidik Ditreskrimum Polda Sultra, pada Senin 4 Mei 2020.

Alasan Mister Wang, kata Singgih, karena Konawe Utara tengah lockdown. Sehingga, tidak bisa lolos setelah pemberlakukan sweeping ketat.

Pihaknya, lanjut Singgih, udah melayangkan surat panggilan yang disertai keterangan pemeriksaan agar dijadikan alasan terlapor untuk lolos dari perbatasan.

“Kalau tidak ada halangan, hari Rabu kita periksa,” ujarnya.

Mister Wang memiliki sebuah perusahaan tambang nikel di Konawe Utara diduga menggunakan KTP palsu beraktivitas.

Berdasarkan identitas KTP yang dimiliki, menyatakan Mister Wang adalah Wawan Saputra Razak, pria kelahiran Provinsi Shanxi, China Tahun 1964. Dalam KTP jugam menerangkan, Wawan Saputra Razak beralamat di Jalan Saosao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadi, Kota Kendari, Sultra.

Berdasarkan penelusuran Inilahsultra.com, di Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil (Disdukcapil) Kota Kendari nama tersebut tidak terdaftar dan nomor KTP pada bagian paling atas tidak ada dalam data base.

Kepala Disdukcapil Kota Kendari, Asni Bonea menegaskan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan KTP tersebut. Pernyataan mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Kendari ini dibuktikan dengan menandatangani surat yang menyatakan KTP tersebut tidak dikeluarkan Disdukcapil Kota Kendari.

“Saya sudah cek, tidak ada data perekam KTP atas nama Wawan Razak Saputra. Tidak ada satupun data soal dia yang disimpan pihak kami,” jelasnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Komentar
loading...