Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Bansos Dampak Corona Bukan Ajang Kampanye

510
 

Kendari, Inilahsultra.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan para kepala daerah agar tidak menjadikan bantua sosial (Bansos) penanganan dampak
Covid-19 sebagai ajang kampanye.

“Pengawasan bansos, terutama dalam dugaan kampanye. Pasalnya, tidak akan optimal jika hanya dilakukan pemerintah pusat, karena memiliki keterbatasan dalam hal tersebut,” kata Dirjen Otonomi Daerah (OTDA) Kemendagri Akmal Malik dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat 8 Mei 2020

- Advertisement -

Mendagri, kata dia, mengajak semua elemen untuk mengawal penyaluran bansos saat pandemi corona mulai dari DPRD, aparat penegak hukum, media massa, hingga masyarakat harus ikut dalam mengawasi bansos agar tepat sasaran

“Tidak ada ruang bagi seorang kepala daerah menyalahgunakan bansos tersebut, bila peran masing-masing berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sebelumnya, dugaan penyelewengan bansos corona untuk kepentingan kampanye mencuat ke publik usai kasus Bupati Klaten Sri Mulyani. Bansos di kabupaten itu, baik berupa sembako hingga buku tulis siswa, ditempeli stiker wajah sang bupati

Kejadian ini sempat dibawa DPR saat rapat dengan pemerintah. Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene menyebut bantuan sosial senilai miliaran rupiah digunakan kepala daerah untuk kampanye jelang pilkada.

“Bahkan kepala-kepala daerah yang tidak pakai lagi kesantunan, ini dalam rangka pemilihan kepala daerah kok bisanya sembako dari realokasi itu bisa menggunakan logo partai tertentu,” ujar Felly dikutip dari CNNIndonesia.

Editor : Haerun
Sumber : CNNIndonesia.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...