Ali Mazi Minta Masyarakat Berhenti Menghina dan Mencaci Maki Dirinya

11168
 

Kendari, Inilahsultra.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi meminta masyarakat tidak perlu mempersoalkan masalah karung sembako yang disalurkan ke setiap kebupaten kota di Bumi Anoa.

“Jangan hanya sebuah karung dibahas berbulan-bulan. Kalau kita baca sesungguhnya karung itu ada petunjuk-petunjuknya. Kenapa kita mempersoalkan karungnya tapi isinya yang perlu kita persoalkan,” kata Ali Mazi pada saat pelepasan bantuan sembako di Posko Terpadu Gugus Tugas Covid-19 Sultra, Senin 11 Mei 2020.

- Advertisement -

Orang nomor satu di Sultra ini mengatakan, bagi masyarakat mempersoalkan jangan hanya banyak berbicara dengan mencemohkan orang. Pasalnya, saat ini, Sultra berusaha melewati dan keluar dari masalah besar Covid-19.

“Tidak harus kita menjelekan satu sama lain, tetapi mari kita bahu membahu dan bersama-sama agar kita bisa menangani percepatan penyakit Covid-19 ini,” jelasnya.

Politikus NasDem ini meminta masyarakat jangan mempersoalkan masalah sedikit untuk diperpanjang terus membuat masalah pokok dan penting.

“Saya mohon. Hari ini kita mengirimkan laporan 12 unit mobil sembako untuk disampaikan ke kabupaten kota yang membutuhkan. Inilah bukti nyata pemerintah kepada masyarakat terdampak Covid-19,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, pemerintah provinsi bersama DPRD dan Forkopinda di Sultra serius menangani Covid-19 siang dan malam bekerja tidak pernah memikirkan dan mengeluhkan kesehatan.

“Kita sangat serius menangani Covid dengan memberikan bantuan sembako. Para pemirsa tolong datang melihat dan menyaksikan bagaimana menjahit karung dengan keringat yang menetes di tengah-tengah bulan puasa menyusun satu per satu sembako yang akan disalurkan agar tepat sasaran dan merata,” jelasnya.

Sebagai pimpinan daerah seorang gubernur, kata Ali Mazi, masyarakat harus sadar dan jangan pura-pura gila kerjanya hanya bisa bicara. Tapi mari bersama-sama bertanggung jawab bagaimana virus ini cepat selesai.

“Saya mohon bagi orang intelektual, cerdas, dan pintar berkumpul di Posko Terpadu Gugus Tugas Covid-19 Sultra untuk menanyakan tentang semua pokok masalah, jangan hanya berbicara banyak tanpa ada bukti dan fakta akurat,” jelasnya.

Ali Mazi meminta kepada orang-orang yang selalu berbiacara banyak untuk
berhentilah bersandiwara, berhenti berpura-pura dan beromong kosong dengan cacian yang tidak manusiawi.

“Jangan mencaci maki, semua ada aturan hukumnya. Jangan seorang pemimipin yang sudah bersusah-susah dan berusaha dicaci maki seperti anak kecil. Saya harap tolong hentikan itu,” ujarnya.

Untuk itu, Ali Mazi meminta penegak hukum untuk menegakam hukum dengan baik agar bisa terlindungi dari fitnah dan dengki dari orang-orang berbicara banyak seperti orang gila yang mau didengar komentarnya.

“Ini sangat memalukan. Saya dicaci maki, diobok-obok, saya difoto telanjang. Saya hanya diamkan saja karena saya seorang Gubernur, tapi jangan memfitnah terus menerus secara berlebihan kepada pemimpin,” katanya.

Selain itu, Ali Mazi meminta kepada rekan-rekan pers jangan memberitakan hal-hal yang tidak penting, tapi berikan penjelasan edukasi kepada masyatakat agar betul-betul cepat paham persoalan Covid.

“Saya mohon teman-teman pers beritakan sifatnya edukasi, beritakan sifatnya membangun dan beritakan bagaimana kita keluar dari penyakit ini,” ucapnya.

Jujur saja, kata Ali Mazi, sudah berjalan 2 tahun memimpin Sultra, selama ini betul-betul dengan keadaan sangat luar biasa di tengah-tengah Covid-19 masih ada orang yang menghina.

“Sepertinya yang bicara itu kaya bidadari, padahal mukanya hatinya kaya api ditambah mukanya gelap lagi. Perasaan saya mukanya kaya Genderuwo, karena masih bisa jelek-jelekan orang dalam keadaan saat ini,” ucapnya.

Kalau berani, kata Ali Mazi, mau berbicara fakta mari buka forum untuk duduk bersama dalam membicarakan permasalahannya.

“Jangan hanya buat hoax dan jadi provokator, sehingga menjadi polemik setiap hari. Jadi hentikanlah itu dan marila kita bahu membahu secara bersama-sama melawan Covid dan membangun Sultra,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Komentar
loading...