Penjelasan Polisi Penemuan Perempuan Bersimbah Darah di Kolaka

1122
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kasus pembacokan di Jalan Poros Induha, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis 14 Mei 2020 sekira pukul 13.00 WITa diduga bukan kasus begal, namun kasus ini murni penganiyaan.

Korban diketahui bernama Rahmatia warga Lambu Lemo, sedangkan pelaku masih ada hubungan keluarga. Namun kasus ini masih didalami oleh Kepolisian Resor (Polres) Kolaka.

- Advertisement -

Di hadapan awak media, Kapolres Kolaka AKBP Saiful Mustofa mengatakan, kasus ini diduga masalah internal (keluarga) yakni masalah tanah.

“Kita masih melakukan pendalaman atau penyelidikan lebih lanjut dan ada dugaan permasalahan internal keluarga masalah tanah,” terang Saiful.

Perwira dengan dua melati di pundak ini melanjutkan, dari hasil olah TKP dan pemeriksaan beberapa saksi-saksi, tiga terduga pelaku berhasil diamankan sekira pukul 17.30 WITa. Tiga terduga pelaku diketahui berinisial H (33), N alias O (23) dan RA alias AF (23). Ketiganya merupakan warga Desa Lambo Leemo, Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka.

“Ditubuh korban, ada beberapa luka benda tajam pada bagian lengan kakan dan kiri, leher bagian belakang, dada dan punggung. Tangan sebelah kiri diamputasi,” terangnya.

Selain mengamankan tiga terduga pelaku, anggota Polres Kolaka juga mengamankan barang bukti sebilah parang yang digunakan dan kendaraan roda dua milik terduga pelaku.

“Peran mereka kita masih didalami, namun mereka berperan mengantar dan ada yang mengeksekusi dan ada yang menjemput,” bebernya.

Sebelum kejadian itu, korban sempat datang ke Kolaka. Ketika hendak pulang terjadilah penganiayaan tersebut. Saat korban tergeletak di pinggir jalan, beruntung warga membantu mengevakuasi korban dilarikan di Rumah Sakit terdekat, karena luka yang dialami korban cukup serius dan parah.

“Yang pertama kali kita amankan yakni inisial N alias O, setelah dilakukan pengembangan dua lainnya berhasil diamankan,” tuturnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para terduga pelaku disangkakan pasal 351 ayat (2) dengan ancaman 5 tahun penjara.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...