1.100 Kehamilan Tercatat Selama Pandemi Corona di Kendari

1618
 

Kendari, Inilahsultra.com – Pandemi virus corona (Covid-19) melanda Kota Kendari sejak Maret lalu ternyata tidak berpengaruh terhadap angka kehamilan di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ini.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatana (Dinkes) Kota Kendari, Erni mengatakan, berdasarkan data di Dinas Kesehatan Kota Kendari ini angka kehamilan dari Januari sampai April total ibu hamil sebanyak 2.505 orang.

- Advertisement -

Dengan rincian, ia menjelaskan,
pada bulan Januari sebanyak 606 orang hamil, untuk Februari sebanyak 799 orang ibu hamil, Maret sebanyak 692 orang ibu hamil dan April tercatat sebanyak 408 perempuan yang dinyatakan hamil. Artinya, sebanyak 1.100 kehamilan selama Maret sampai Aprip 2020.

Berdasarkan rincian tersebut, kata dia, angka ibu hamil di Kota Kendari pada Januari sampai Maret itu naik, sementara pada April menurun.

“Angka kehamilan di 3 bulan terakhir yakni pada Januari sampai Maret itu naik, tetapi masuk di bulan April kemarin angka kehamilan menurun. Jadi, dengan adanya pandemi virus corona angka kehamilan di Kota Kendari tidak berpengaruh,” kata Erni saat dihubungi lewat telpon selulernya, belum lama ini.

Lanjut dia, berdasarkan data yang ambil di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) usia kehamilan di Kota Kendari, yakini Puskesmas Wuawua usia bumil itu 20-35 tahun, sementara untuk di Puskesmas Benubenua berusia 16-40 tahun, Puskesmas Kandai usia 18-40 tahun, Puskesmas Labibia usia 16-43 tahun.

Kemudian, untuk Puskesmas Nambo antara usia 15-42 tahun, Puskesmas Lepolepo usia 20-42 tahun, Puskesmas Mata usia 16-43 tahun, Puskesmas Puuwatu usia 15-46 tahun, dan Puskesmas Kemaraya usia 19-41 tahun.

“Rata-rata semua ibu hamil di Kota Kendari itu berusia produktif, yakni berusia 15 sampai 46 tahun,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...