Hasil Rapit Tes OTG di Mubar, Tiga Orang Reaktif dari Klaster Gowa dan Temboro Magetan

525
 

Laworo, Inilahsultra.com– Gugus Tugas Percepatan penanganan Virus Corona (Covid-19) Kabupaten Muna Barat (Mubar) mencatat sebanyak 13 orang merupakan Klaster Gowa saat ini berada di Mubar.

Dari 13 orang itu, yang sudah dilakukan rapid tes baru delapan orang. Dua diantaranya hasilnya reaktif. Sementara yang lainnya belum dilakukan rapid tes karena mereka menolak.

- Advertisement -

Jubir Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Mubar, H. Rahman Saleh mengatakan, berdasarkan hasil rapid tes yang dilakukan, dari 13 orang itu, dua hasilnya menunjukan reaktif.

“Enam orang Rapit tesnya itu kita lakukan kemarin (Jum’at) dan yang reaktif dua orang. Sementara dua orangnya kita lakukan ini hari,” Kata Rahman saat dihubungi, Sabtu, 16 Mei 2020.

Sementara yang lainnya, kata dia, belum melakukan Rapit tes. Alasannya karena saat didatangi pihak tenaga medis, klaster Gowa itu menolak sebab menganggap dirinya sehat dan tidak ada gejala yang dialami.

“Sebenarnya kita jadwalkan dari kemarin itu, rapid tes semuanya kita akan tuntaskan hari ini (Sabtu). tapi mereka menolak tidak mau. karena mereka menganggap sudah lama di sini (Mubar) dan anggap dirinya tidak apa-apa,” terangnya.

Saat ini, kepada dua orang yang reaktif itu pihak Gugus tugas kabupaten sementara melakukan karantina khusus dan di tempatkan dalam satu rumah yang sudah disiapkan di desanya mereka sendiri, yakni Desa Nihi.

“Kemarin kita langsung karantina. dipisahkan rumahnya dan ini kita gabungkan mereka berdua, tidak boleh mereka keluar sebelum masa karantina dan rumah karantinanya sudah disiapkan memang pak desa,” terangnya.

Rahman menambahkan, selain klaster Gowa itu, pihaknya juga menyebut beberapa klaster lainya yang dari daerah pandemi Covid-19 saat ini berada di Mubar, adalah klaster Temboro Magetan, Jawa Timur dari pesantren yang pulang kampung.

Kata dia, Klaster Temboro Magetan itu sebanyak lima orang dan berdasarkan hasil rapid tes, satu orang dinyatakan reaktif.

“Jadi lima-limanya ini dari Klaster Temboro Magetan yang dari pesantren, kita juga akan lakukan pemantauan dan screening,” ucapnya.

Ia menyebut, semua klaster yang dari luar daerah Mubar itu adalah masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG). Kerena berdasarkan hasil pantauannya, mereka sendiri sama sekali tidak ada keluhan sakit atau gejala yang dialami.

Namun, selama masa karantina itu, perkembangan setiap hari, pihaknya akan selalu memantau atau flow up dan rencananya tujuh hari kedepan akan langsung melakukan swab tenggorokan, termaksud yang kontak erat pasien positif Covid-19 di Pajala sebanyak 5 orang.

“Sudah kita jadwalkan dengan provinsi untuk melakukan swab. Insya Allah Minggu depan sudah dijadwalkan termaksud dengan kontak erat satu rumah yang di Pajala itu. Jadi semua klaster itu rencana akan di swab,” ucapnya.

Reporter : Muh Nur Alim

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Komentar
loading...