Plt Kades di Muna Pecat Imam Pembaca ‘Haroa’, Warga Segel Balai Desa

11330
 

Laworo, Inilahsultra.com- Puluhan masyarakat Desa Bahutara, Kecamatan Kontu Kowuna Kabupaten Muna menyegel kantor balai desa setempat, Kamis 21 Mei 2020.

Masyarakat Desa Bahutara menyegel kantor karena imam desa setempat dipecat dan akhirnya berimbas pada warga yang kesulitan mencari pembaca ‘haroa’.

- Advertisement -

Baca haroa adalah ritual warga Muna saat merayakan ibadah keagamaan seperti Idulftri.

Haroa ini terdiri dari berbagai makanan yang disimpan dalam talang.

Fery, salah satu warga Desa Bahutara menyatakan, ada beberapa poin tuntutan masyarakat Desa Bahutara.

Pertama, meminta Pemerintah Kabupaten Muna dalam hal ini Bupati, mendesak kepala desa memperjelas pemberhentian dan pengangkatan imam desa.

Kedua, meminta pemerintah desa untuk mencopot ketua BPD yang dinilai tidak proaktif mengakomodir kepentingan masyarakat.

“Sore ini kita segel. Masyarakat sudah berupaya untuk menyampaikan aspirasi melalui forum dialog. Namun kepala desa dan BPD tidak hadir. Malah sebelumnya kita musyarawahkan ini, kepala desa utus perangkatnya,” kata Fery, Kamis 21 Mei 2020.

Kata feri, saat ini masyarakat Bahutara resah karena beberapa pegawai sara dalam hal ini imam desa yang sudah dirombak oleh Pj Kades Bahutara.

Usai mencopot imam, Pj kades tidak menunjuk penggantinya.

“Langkah dari pak desa belum ada yang dilakukan. Itu sebelumnya sudah dilakukan tapi masyarakat tidak mau karena tidak sesuai keinginan masyarakat. Untuk sekarang terkait perombakan itu masih kacau. untuk perombakan itu belum di-SK- kan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bahutara, Suherlina Siru belum memberikan komentar. Dihubungi beberap kali melalui Whatsappnya dan sambungan telponya tidak diangkat.

Koreksi : Kesalahan penulisan mengenai jabatan Plt kades dimaksud. Selain menjadi Ketua BPD Bahutara yang bersangkutan Plt Kades Kontukowuna.

Penulis : Muh Nur Alim

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
3
Komentar
loading...