Warga di Muna Segel Kantor Desa karena Pembagian BLT Tidak Merata

1866
 

Laworo, Inilahsultra.com – Puluhan Warga Desa Wakobalu Agung Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna menyegel kantor desa setempat karena pelaksana tugas (Plt) kepala desa dinilai pilih kasih dalam pembagian bantuan langsung tunai (BLT).

Warga juga menuding, Plt Kades Wakobalu Agung membagikan bantuan sosial itu tidak tepat sasaran.

- Advertisement -

Karena tersulut emosi dengan pembagian bantuan yang tidak sasaran, warga menyegel kantor desa, Kamis 21 Mei 2020.

Salah satu warga Desa Wakobalu Agung, Sarmin mengatakan, pembagian BLT yang dilakukan Kamis lalu berlangsung ricuh karena warga setempat menilai pemdes pilih kasih dan penerima bantuan tidak tepat sasaran.

“Kita juga kesal dengan pendataan yang dilakukan pemerintah desa ini. Data yang mereka masukan malah yang rumahnya bagus. Nah yang betul – betul terdampak covid-19 tidak dapat,” kata Sarmin, Kamis 21 Mei 2020.

Kata dia, tidak sedikit warga yang datang menanyakan BLT itu kepada pemdes saat proses bembagian di balai desa.

Bahkan ada salah satu warga mengalami penyakit epilepsi atau biasa dikenal “mati-mati ayam” karena tak bisa menahan emosi protesnya terhadap pemdes.

Meski diprotes oleh warganya, kata Samrin, pemdes tidak bergeming dan tak memberikan solusi.

“Warga hanya datang mempertanyakan BLT itu. Karena tidak sesuai apa yang ingin diharapkan akhirnya kantor balai desa disegel. Bahkan ada yang mati ayam karena tidak tahan dengan emosinya,” katanya.

Kata dia, jauh sebelum pendataan bantuan, BPD dan pemdes sudah menggelar rapat. Hasilnya, pembagian BLT itu hanya diberikan kepada lansia, janda dan yang memiliki penyakit kronis.

Namun, kata dia, masih banyak warga yang belum didata yang betul-betul terdampak Covid-19 karena penghasilan ekonomi mereka sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari.

“Masih banyak yang belum didata. masa yang didata hanya lansia dan yang memiliki penyakit kronis. Nah di kampung sini masih banyak warga mata pencahariannya tidak ada karena virus ini. Heran juga kita,” kesal Sarmin

Sementara Plt Kades Wakobalu Agung, Muh Kholil belum memberikan komentar soal penyegelan balai desa itu. saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya tidak diangkat.

Penulis : Muh Nur Alim

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...