Pemprov Sultra Salurkan 417 Ton Pupuk ke Petani Terdampak Corona

844
 

Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan 417,15 ton pupuk NPK nonsubsidi kepada petani yang terdampak virus corona, Jumat 22 Mei 2020.

Pupuk tersebut, disalurkan di lima daerah, yakni, Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Kolaka, Kolaka Timur dan Bombana. Kelima daerah ini merupakan daerah sentra produksi padi di Sultra selama ini.

- Advertisement -

Distribusi pupuk bantuan pemerintah itu, dilepas langsung Gubernur Sultra, Ali Mazi di Posko Gugus Tugas Covid-19 Sultra. Turut mendampingi Wagub Sultra, Lukman Abunawas, Sekda Sultra, Laode Ahmad P, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, Ari Sismanto beserta unsur Forkopimda.

Dalam keterangannya, Ali Mazi mengatakan, bantuan tersebut untuk membantu petani yang terdampak wabah Covid-19 agar tetap dapat melakukan produksi.

“Bantuan pupuk NPK non-subsidi ini diharapkan bisa membantu petani untuk bekerja dengan giat, sehingga hasilnya juga bisa menjamin ketersediaan pangan di Sulawesi Tenggara di tengah pandemi corona,” kata Ali Mazi.

Sementara itu Kadis Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, Ari Sismanto menyebut, bantuan stimulan NPK non-subsidi ini diberikan kepada petani yang masuk dalam kategori petani pemula, petani penggarap, dengan kepemilikan lahan kurang dari 1 hektare dan terdaftar dalam Sistem Manajemen Informasi Penyuluhan Pertanian (SMIPP).

Dalam penentuan penerima bantuan ini, lanjut dia, pihaknya tetap berkoordinasi dengan tim gugus kabupaten melalui dinas pertanian setempat yang dituangkan dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Pertanian tentang usulan calon petani penerima bantuan.

Ia menyebut, saat ini, kami baru bisa memfasilitasi pupuk untuk 175 kelompok, dengan jumlah anggota sebanyak 3.269 orang yang tersebar di lima kabupaten, 38 kecamatan dan 112 desa.

Pengadaan dan distribusi pupuk NPK non-subsidi ini, jelas dia, dilaksanakan oleh distributor pupuk Petrokimia Gresik yang sumber anggarannya dari dana APBD recofusing sebesar Rp 3,5 miliar.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...