Pemkot Kendari Pantau Pergerakan Warga Reaktif Virus Corona Lewat Gelang

2251
 

Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah Kota Kendari membuat terobosan baru dalam penanganan virus corona di Kota Lulo.

Bagi warga yang dinyatakan reaktif virus corona berdasarkan hasil rapid test, maka akan dipantau lewat gelang yang dipasang di tangan.

- Advertisement -

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, jika ditemukan warga yang menunjukkan hasil reaktif maka, warga tersebut akan dikenakan gelang dan diminta untuk melakukan isolasi mandiri sambil menunggu hasil swab.

“Warga diminta melapor ke Dinas Kesehatan untuk dilanjutkan swab, kalau hasil swabnya positif dengan terpaksa harus kita rawat di rumah sakit. Ini upaya maksimal yang dilakukan pemerintah kota,” kata Sulkarian beberapa waktu lalu.

Gelang ini, kata dia, memiliki semacam alat yang sengaja dipasang untuk memantau pergerakan pasien. Bila pasien tersebut tidak patuh dalam isolasi mandiri maka akan langsung dijemput oleh petugas kesehatan untuk dikarantina di rumah sakit.

Sejauh ini, Kota Kendari merupakan salah satu daerah di Sulawesi Tenggara yang masuk zona merah.

Sebanyak 58 kasus terkonfirmasi positif corona tercatat di ibu kota Provinsi Sultra itu.

Meski demikian, dari jumlah tersebut sebanyak 26 diantaranya dinyatakan sembuh setelah menjalani dua kali swab. Kemudian, tersisa 29 orang menjalani perawatan dan 3 meninggal dunia.

Selain data kasus, Kota Kendari juga mencatat 169 orang tanpa gejala (OTG) dan 5 pasien dalam pengawasan (PDP).

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...