Tak Pernah Koordinasi, Alasan Plt Kades Bahutara Pecat Imam Desa

572
 

Raha, Inilahsultra.com – Pelaksana Tugas Kepala Desa Bahutara Kecamatan Kontu Kowuna, Suherlina Siru mengklaim pencopotan imam desa sudah sesuai aturan.

Ia menyebut, selama dirinya menjabat pelaksana desa, imam yang dicopotnya tidak pernah berkoordinasi dengan pemdes.

- Advertisement -

“Selama saya menjabat satu tahun, imam desa tidak pernah berkoordinasi dengan saya kalau ada acara-acara di desa. Saya tidak butuh juga dihargai, tapi setidaknya saya ingin tahu juga. Masa pemdes tidak dilibatkan,” katanya dalam pesan Whatsappnya, Rabu 27 Mei 2020.

Pada Selasa 26 Mei 2020 kemarin, ia menggelar rapat dan mengundang masyarakat.

Dalam rapat itu, kata dia, siapa yang bakal menjadi imam desa, pemdes mengembalikan keputusan ke masyarakat.

“Kita kembalikan langsung ke masyarakat. Nanti tokoh masyarakat sendiri yang pilih. Saya tinggal terima hasilnya,” ucapnya.

Sementara itu, Feri dari Pemuda Desa Bahutara menilai, rapat yang digelar pemerintah desa tidak memberikan solusi yang jelas atas tuntutan yang mereka inginkan.

Dalam forum diskusi yang berjalan kurang lebih 5 jam tersebut, kata dia, tidak menghasilkan kesimpulan dan jawaban atas tuntutan mereka.

Bahkan, dalam rapat itu, sebut dia, sempat terjadi keributan antara masyarakat dan pemerintah desa namun berhasil dilerai oleh pihak keamanan.

“Kami menyayangkan tidak adanya upaya serius dari pemdes untuk mengatasi kegaduhan-kegaduhan di tengah masyarakat terkait pencopotan imam yang dinilai sepihak ini,” kata Feri kepada jurnalis Inilahsultra.com, Rabu, 27 Mei 2020.

Feri mengatakan, pemdes mencoba menjabarkan alasan pencopotan imam desa tidak masuk akal.

Untuk itu, kata dia, pihaknya berencana akan melayangkan surat terbuka kepada Bupati Muna dengan tuntutan meminta agar Plt Kades Bahutara dicopot dari jabatannya karena telah menyebabkan kegaduhan di tengah masyarakat dengan melakukan pencopotan imam secara sepihak.

“Dan yang kedua kami meminta kepada Bupati Muna agar mencopot ketua BPD Bahutara karena dinilai tidak pro-aktif dalam menjalankan tugasnya dalam hal pengawasan terkait polemik yang ada di desa,” tekannya.

Penulis : Muh Nur Alim

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...