Ruslan Buton, Mantan Tentara yang Minta Jokowi Mundur Ditangkap Polisi

1095
 

Kendari, Inilahsultra.com – Ruslan Buton, mantan tentara yang videonya viral meminta Joko Widodo (Jokowi) mundur dari jabatan Presiden RI ditangkap polisi.

Penangkapan Ruslan ini, dilakukan oleh tim gabungan dari Densus 88 Mabes Polri, Polda Sultra dan Polisi Militer (POM) Angkatan Darat.

- Advertisement -

Ruslan ditangkap di kediamannya di Desa Wabula I Kecamatan Wabula Kabupaten Buton, Kamis 28 Mei 2020 tanpa perlawanan.

Dalam video yang diterima, Ruslan tampak kooperatif saat dijemput tim gabungan yang dipimpin Dirkrimum Polda Sultra Kombes Pol La Ode Aries El Fatar.

Meski demikian, Polda Sultra belum memberikan keterangan resmi kepada awak media terhadap penangkapan Ruslan. Informasi yang diperoleh media ini, Ruslan diamankan di Mapolres Buton guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Sultra AKBP Ferry Walintukan menyebut, pihaknya tak berwenang memberikan keterangan karena kasus ini ditangani langsung Mabes Polri.

“Kewenangan Divisi Humas (Mabes Polri),” katanya melalui pesan Whatasappnya.

Sebelumnya, video Ruslan Buton viral di media sosial meminta Joko Widodo mundur dari jabatannya karena dianggap tidak becus menangani bangsa dalam pandemi covid-19.

Selain itu, Ruslan Buton juga menilai kepemimpian Jokowi amburadul dan cenderung mementingkan kepentingan asing.

“Suka tidak suka, di era kepemimpinan saudara semua kacau balau alias amburadul dalam segala hal,” kata Ruslan dalam video.

“Entah karena ketidakmampuan saudara atau bisikan kelompok yang memiliki kepentingan yang tidak saudara pahami atau mungkin karena saudara telah tersandera oleh kepentingan politik,” tambahnya.

Untuk itu, kata dia, salah satu upaya penyelamatan bangsa adalah Jokowi harus kesatria dan mundur dari kekuasaannya. Hal yang sama pernah terjadi pada 1998 waktu Presiden Soeharto mundur.

“Namun bila tidak, bukan menjadi sebuah keniscayaan akan terjadinya gelombang gerakan revolusi rakyat dari seluruh elemen masyarakat, seluruh komponen bangsa dari berbagai suku, ras dan agama,” tegasnya.

Penulis : Onno
Editor : Pandi

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Komentar
loading...