Labkesda dan Gugus Tugas Covid-19 Sultra Gelar Rapid Test Gratis

564
 

Kendari, Inilahsultra.com – Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan Gugus Tugas Covid-19 Sultra menggelar rapid test gratis ke warga, Sabtu 30 Mei 2020.

Kegiatan yang digelar di Labkesda Sultra ini untuk melakukan deteksi dini warga yang dimungkinkan terinfeksi virus corona.

- Advertisement -

Sebab, jelang penerapan new normal dan belum berakhirnya pandemi virus corona, masyarakat sudah mulai melakukan berbagai kegiatan.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, salah satunya adalah menerapkan rapid test untuk mengetahui kemungkinan adanya virus corona.

Hal ini juga berdasarkan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19 bahwa rapid test menjadi syarat wajib bagi mereka yang harus bepergian.

Warga dengan status bepergian, wajib menunjukkan hasil negatif dan atau surat keterangan sehat dari dinas kesehatan/rumah sakit/puskesmas/klinik kesehatan.

Rapid test adalah skrining awal virus corona dalam tubuh melalui sampel darah. Sampel inilah yang memberi informasi adanya imunoglobulin atau IgM dan IgG dalam tubuh manusia.

Hasil rapid test akan terlihat dam waktu 10-15 menit berupa garis pada keterangan C, IgG, dan IgM. Garis pada C mengindikasikan pasien Non Reaktif (negatif), sedangkan garis pada C dan IgG atau IgM menandakan pasien reaktif (positif).

Pada pasien negatif biasanya tes akan diulang dalam waktu 7-10 hari. Pengecekan ulang untuk memastikan tubuh tidak memproduksi IgM atau IgG akibat paparan virus corona.

“Pembentukan IgM dan IgG perlu waktu beberapa minggu bergantung pada reaksi tubuh,” ungkap Jubir Gugus Tugas Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 30 Mei 2020.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Provinsi Sultra Ridwan mengatakan, pihaknya sangat membutuhkan peran puskesmas, RSUD kabupaten kota, rumah sakit rujukan dan tempat tertentu seperti terminal pelabuhan, terminal bandara, pasar modern, tradisional dan Labkesda Sultra untuk melakukan rapid test secara masif tanpa dipungut biaya atau gratis.

“Tujuannya adalah semata-mata untuk percepatan penanganan pemutusan virus corona,” kata Ridwan yang juga Kordinator Satgas Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Tenggara, saat meninjau pelayanan rapid test di Labkesda Sultra.

Ridwan menyarankan pemeriksaan tetap dilakukan di fasilitas kesehatan yang diawasi petugas kesehatan. Sebab, mereka paham dan mengerti langkah selanjutnya bila rapid test menunjukkan hasil positif atau negatif.

“Mereka (petugas kesehatan) akan mencatat orang ini tinggalnya di mana, hasilnya apa. Kalau negatif berarti harus diulang lagi dalam beberapa hari kemudian untuk memastikan. Kalau positif diuji kembali dengan PCR (Polymerase Chain Reaction),” pungkasnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...