323 Warga Sultra Ikut Rapid Test Gratis, Hasilnya Semua Negatif

400
 

Kendari, Inilahsultra.com – Labolatorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menggelar rapid test gratis ke warga selama tiga hari.

Kegiatan yang digelar di Labkesda ini untuk melakukan deteksi dini warga yang dimungkinkan terinfeksi virus corona mulai 30 Mei sampai 1 Juni 2020 di Pelataran Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Sultra.

- Advertisement -

Rapid test gratis ini dilakukan sebagai persiapan penerapan new normal dan belum berakhirnya pandemi virus corona, masyarakat sudah mulai melakukan berbagai kegiatan aktivitas.

Hal ini juga berdasarkan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Kriterian Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 bahwa rapid test menjadi syarat wajib bagi mereka yang harus berpergian.

Warga yang status bergergian, wajib menunjukan hasil negatif dan surat keterangan sehat dari dinas kesehatan/rumah sakit/puskesmas/klinik kesehatan.

Rapid test adalah skrining awal virus corona dalam tubuh melalui sampel darah. Sampel inilah yang memberikan informasi adanya imunoglobulin atau IgM dan IgG dalam tubuh manusia.

Hasil rapid test akan dilihat dalam waktu 10-15 menit berupa garis pada keterangan C, IgG, dan IgM. Garis pada C mengindikasikan pasien Non Reaktif (Negatif), sedangkan garis pada C dan IgG atau IgM menandakan pasien reaktif (positif).

Pasien negartif biasanya tes akan diulang akan diulang dalam waktu 7-10 hari. Pengecekan ulang untuk memastikan tubuh tidak memproduksi IgM atau IgG akibat paparan virus corona.

“Pembentukan IgM dan IgG perlu waktu beberapa minggu bergantung pada reaksi tubuh,” ungkap Jubir Gugus Tugas Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sultra Ridwan mengatakan, pihaknya sangat membutuhkan peran puskesmas, RSUD kabupaten kota, rumah sakit rujukan dan tempat tertentu seperti terminal pelabuhan, terminal bandara, pasar modern, tradisional dan Labkesda Sultra untuk melakukan rapid test secara masif tanpa dipungut biaya atau gratis.

Labolatorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menggelar rapid test gratis ke warga selama tiga hari. (Istimewa)

“Tujuannya adalah semata-mata untuk percepatan penangana pemutusan virus corona,” kata Ridwan saat meninjau pelayanan rapid test di Labkesda Sultra.

Koordinator Satgas Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Sultra ini menyarankan pemeriksaan tetap dilakukan di fasilitas kesehatan yang diawasi petugas kesehatan. Sebab, mereka paham dan mengerti langkah selanjutnya bila rapid test menunjukan hasil positif atau negatif.

“Mereka (petugas kesehatan) akan mencatat orang itu tinggalnya di mana, hasilnya apa. Kalau negatif berarti harus diulang lagi dalam beberapa hari kemudian untuk memastikan. Kalau positif diuji kembali dengan PCR (Polymerase Chain Reaction),” tutupnya.

Pelayanan rapid test gratis pertama Labkesda bersama Gugus Tugas Covid-19 Sultra diikuti 101 orang, yang digelar pada, Sabtu 30 Mei 2020.

“Pelayanan rapid test gratis di hari pertama kemarin 101 orang dan hasilnya semua Non Reaktif (Negatif),” kata Plt Kadis Kominfo Provinsi Sultra
Syaifullah.

Labolatorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menggelar rapid test gratis ke warga selama tiga hari. (Istimewa)

Lanjut Syaifullah, pada pelayanan hari kedua pemeriksaan rapid test kembali dilakukan karena melihat banyaknya antusias atau animo masyarakat yang datang memeriksakan dirinya di hari pertama.

“Hari kedua ini diikuti sebanyak 108 orang dan semuanya hasilnya kembali menunjukkan hasil Non Reaktif (Negatif),” kata Syaifullah.

Labkesda Sultra bersama Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sultra kembali mengadakan pelayanan rapid sest gratis di hari ketiga, Senin 1 Juni 2020.

Untuk hari ketiga ini, jumlah pelayanan rapid test diberikan kepada 114 orang masyarakat yang rata-rata berdomisili di Kota Kendari. Dari keseluruhan pemeriksaan rapid test di Labkesda Sultra tersebut menunjukkan hasil Non-Reaktif (negatif).

“Jadi, dapat disimpulkan bahwa dari pelayanan rapid test yang telah diselenggarakan mulai pertama sampai hari ketiga ini atau selama tiga hari ini diperoleh total pemeriksaan sebanyak 323 orang dan semuanya Non Reaktif (Negatif),” tutup Syaifullah. (Adv).

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...