Tak Terapkan Protokol Covid-19, KUA Wajib Tolak Layani Akad Nikah

707
 

Kendari, Inilahsultra.com – Layanan akad nikah di masa Pandemi Covid-19 sempat ditutup pada April 2020. Kini kembali dibuka mulai 2 Juni dengan persyaratan harus menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

“Jika protokol Covid-19 diabaikan, maka Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) diminta untuk menolak melakukan layanan akad nikah,” kata Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari, Zainal Mustamin.

- Advertisement -

Kata Zainal, ada beberapa aturan yang harus ditaati bagi masyarakat yang akan melakukan pernikahan, termasuk pembatasan jumlah tamu yang hadir di satu ruangan.

Dalam satu ruangan, lanjut dia, maksimal dihadiri 20 sampai 30 orang
tidak bisa lebih dan harus menggunakan masker. Kemudian, Penghulu dan pengantin harus dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD), masker dan disediakan tempat cuci tangan.

Protokol kesehatan sangat ketat, baik akad nikah diselenggarakan di rumah pribadi atau pun di rumah ibadah, karena langkah ini sebagai upaya mencegah penularan Covid-19.

“Saya kembali tegaskan, bila tidak dilakukan atau terjadi kelebihan jumlah orang yang hadir, maka Kepala KUA wajib menolak untuk melakukan layanan akad nikah,” ujarnya.

Untuk diketahui layanan nikah sempat ditutup pada April lalu sesuai dengan Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran No P-004/DJ.III/Hk.00.7/04/2020 tentang Pengendalian Pelaksanaan Pelayanan Nikah di Masa Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Covid-19.

Penuis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...