Pelajar SMP di Bombana Ditemukan Tewas di Gunung Kahar Diduga Dililit Ular Piton

5396
 

Bombana, Inilahsultra.com – Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Alfian (16) ditemukan tewas diduga digigit dan dililit ular piton di Gunung Kahar, Kelurahan Kasihpute, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Peristiwa itu terjadi, Minggu 14 Juni 2020, sekitar pukul 14.00 WITa. Sebelum kejadian, sekira pukul 11.00 WITa, korban bersama empat temannya, AR (16), SA (14), S (16), SL (18) menuju ke pengunungan Kahar dengan maksud mencari air terjun.

- Advertisement -

Dalam perjalanan, korban berada di depan dengan jarak kurang lebih sekitar 10 meter dari teman-temannya. Tiba-tiba, teman-teman (saksi) mendengar suara teriakan minta tolong, dan dua teman korban berlari menuju ke arah korban (sumber suara).

Setelah sampai di tempat kejadiaan, teman-teman korban, melihat korban dalam keadaan terlilit ular pada bagian leher. Sedangkan bagian paha korban digigit ular.

Lalu, teman-teman korban sempat menolong dengan cara menarik ekor ular dan teman lainnya memukul kepala ular dengan menggunakan batu. Sehingga gigitan ular itu terlepas, namun usaha teman-temannya itu sia-sia karena lilitan ular semakin erat.

Bahkan, dua teman korban, AR dan SA ikut digigit ular. Teman korban lainnya, sempat meminta pertolongan kepada warga kampung.

Kemudian, warga setempat naik ke gunung di tempat kejadian. Sesampainya di tempat kejadian, warga melihat seekor ular di pohon besar dan masih melilit korban.

Warga langsung mengoyangkan pohon itu, sehingga ular tersebut melepaskan korban dari lilitannya dan ular itu lari mengarah ke sungai. Saat ular itu jatuh, warga melayangkan parang ke arah ular sehingga ular sebesar batang pisang itu mati.

Setelah itu, warga bersama teman-teman korban membawa korban ke kampung terdekat di Kecamatan Rumbia. Sekitar pukul 16.00 WITa, orang tua dan keluarga korban datang. Sore, sekitar pukul 15.00 WITa, korban dibawa pulang ke rumahnya di Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana untuk dikebumikan.

Hal ini dibenarkan Kapolsek Rumbia IPTU Muhammad Nur Sultan. Ia mengatakan, informasi dari teman-teman korban, saat itu mereka pergi mandi-mandi dan mereka naik keatas gunung untuk menelusuri sumber air terjun.

“Jarak pemukiman dengan tempat itu kurang lebih 3 kilo,” terang Muhammad Nur saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Minggu 14 Juni 2020 malam.

Menurutnya, ditempat itu tidak ada permandian hanya aliran sungai. Kata dia, baru kali ini ada anak-anak yang naik ketempat itu.

“Menurut keterangan teman korban, ada dua yang digigit ular. Untuk ukuran ular itu, kurang lebih 7 meter. Ya, sebesar batang pisang,” sambung Muhammad Nur menirukan keterangan teman-teman korban.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...