Pelantikan Anggota PPS di Konut Gunakan Protokol Covid-19

402
 

Konawe Utara, Inilahsultra.com – Pelantikan Anggota Panitia Pemungutan suara (PPS) Kabupaten Konawe Utara diadakan secara serentak di 13 kecamatan, Senin 15 juni 2020.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Konawe Utara Syawal Soemarata menyatakan, pelantikan anggota PPS ini dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan covid-19.

- Advertisement -

“Kegiatan pelantikan anggota PPS dilakukan secara serentak di 13 kecamatan Kabupaten Konawe Utara yang dimulai pada pukul 09.00 WITa dan alhamdulillah telah selesai pada jam 17.00 WITa,” ungkapnya.

Ia berharap, penyelenggara pemilihan bupati dan wakil bupati yang akan dilaksanakan Rabu 9 Desember 2020 mendatang berjalan baik dan penyelenggara tetap mematuhi protokol kesehatan covid 19.

“Untuk mencegah terjadinya penularan covid-19 maka kami dari pihak KPU akan menyediakan peralatan alat pelindung diri (APD),” katanya.

Pada masa kampannye nanti, KPU Konut akan memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan informasi kepada penyelenggara mengenai pemilihan yang akan berlansung seperti facebook, twiter, e-mail, whatsaap, instagram dan aplikasi bertukar informasi yang lain.

Sementara itu, Ketua PPK Motui Masruli menyebut, pelantikan kali ini dianggap berbeda dengan sebelumnya karena biasanya pelantikan diadakan di satu gedung atau gedung KPU untuk semua peserta PPS. Namun saat ini ketua KPU beserta anggota lainnya melakukan pelantikan di setiap kecamatan.

“Pelantikan kali ini sangat berbeda dengan sebelumnya dikarenakan kita hidup berdampingan dalam norma baru yaitu hidup berdampingan dengan penyakit mematikan dan dapat menular secara meluas yang disebut virus Corona Atau Covid-19,” jelasnya.

Dalam pelantikan itu, semua peserta mengenakan masker dan pihaknya juga menyediakan hand sanitizer dan alat cuci tangan.

Sementara itu salah satu anggota PPS Desa Kapulano Kecamatan Motui, Arjun menyebut, pelantikan PPS di tengah wabah covid 19 ini kurang efesien.

“Kita ketahui sendiri sekarang Konawe Utara telah masuk zona merah Covid-19 karena ada dua orang dari Konawe Utara yang terpapar positif covid 19 tetapi dengan adanya APD yang disediakan KPU saya rasa itu sudah bagus untuk mencegah terjadinya penularan covid 19,” terangnya.

Penulis : Nur Kasri

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...