Konut Kembali Terendam Banjir

1462
 

Konawe Utara, Inilahsultra.com Banjir kembali melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Rabu 17 Juni 2020.

Banjir kali ini melanda jalan trans-Sulawesi di Kecamatan Langgikima Konawe Utara. Serta beberapa wilayah lain di Kecamatan Landawe.

- Advertisement -

Asri warga Desa Landiwo Kecamatan Landawe mengungkapkan banjir di desanya merendam beberapa rumah warga dan dengan ketinggian paha orang dewasa.

“Untuk di desa saya saat ini terdapat 15 rumah warga yang terendam banjir yang dimana terdiri dari rumah panggung namun air telah mencapai lantai rumah,” ungkapnya, Kamis 18 Juni 2020.

Ia menduga bahwa banjir diakibatkan karena tingginya curah hujan sehingga air meluap ke pemukiman.

“Selain akibat air hujan terus menerus mungkin penebangan hutan yang dilakukan tambang nikel di sekitar sini juga menjadi penyebab sungai meluap sehingga banjir,” katanya.

Sebelumnya, Pemkab Konut mengeluarkan surat Edaran Peringatan Dini (Early Warning) siaga darurat banjir Nomor :360/2065/VI/2020 yang ditandatangani oleh Bupati Konawe Utara  Ruksamin Selasa 16 Juni 2020.

Terdapat enam Kecamatan yang berpotensi terjadinya banjir yaitu Andowia, Asera, Oheo, Langgikima, Landawe dan Wiwirano.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konut Djasmiddin meminta masyarakat yang berdomisili di sekitar bantaran sungai agar selalu waspada pada musim penghujan ini.

“Wilayah yang kerap menjadi ancaman banjir berada di beberapa desa di Kecamatan Andowia dan desa sekitaran Kecamatan Asera yang dilalui sungai Lasolo,” ungkapnya.

Sementara beberapa kecamatan lain seperti Kecamatan Molawe, Landawe, Langgikima, Lasolo, Wawolesea, Wiwirano, Oheo, Lembo, Sawa dan Motui yang terdapat beberapa anak sungai terkadang terjadi banjir di beberapa desa namun dinilai tidak seberapa besarnya.

“Kalau di daerah itu banjirnya hanya sementara saja, anak sungai yang menjadi penyuplai banjir akan dilakukan perbaikan untuk menekan suplai air ke sungai besar. Keberadaan Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV Kendari juga membantu meminimalisir dampak banjir yang ada di Konut dalam hal ini perbaikan aliran sungai, jadi tidak semata-mata oleh BPBD dalam upaya pencegahan,” katanya.

Penulis : Nur Kasri

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...