TKSK Beri Klarifikasi Dugaan Pemotongan Dana PKH di Kendari

638
 

Kendari, Inilahsultra.com – Ketua Tenaga Kesejahteraan Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meluruskan sekaligus memberi klarifikasi terkait keluhan Tumini warga Kendari Caddi, Kota Kendari tentang adanya pemotongan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Sementara Ketua Tenaga Sosial Kesejahteraan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Jasparuddin menjelaskan, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) tidak ada kaitannya dengan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) apalagi mencampuri urusan pencairan.

- Advertisement -

Selain itu, ia juga membantah bahwa ATM penerima PKH dipegang oknum Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

“Berkaitan dengan program PKH, kami TKSK tidak ada hubungannya di situ. Makanya saya bingung di mana korelasi antara TKSK dan PKH,” jelas Jasparuddin saat di temui di salah satu warkop di Kota Kendari, Rabu malam 17 Juni 2020.

Kemudian, terkait ATM KPM, Jasparuddin mengatakan, TKSK tidak memegang ATM para penerima, apalagi memberikan bantuan.

“Tidak ada sama sekali hubungannya itu. Sekali lagi tidak ada hubungan kami TKSK dan program PKH ini, apalagi mencampuri masalah pencairannya,” jelasnya.

TKSK, kata Jasparuddin, melaksanakan tugasnya jika ada masalah yang mengadu ke TKSK untuk meminta bantuan terkait PKH.

“Jadi, kami hanya membantu ketika ada persoalan laporan yang masuk kepada TKSK, itu saja peran kami kepada KPM tidak ada yang lain,” jelasnya.

Terkait yang dikeluhkan oleh Tumini, Jasparuddin menjelaskan, KPM Tumini komponennya yang masuk anaknya dalam satu bulan menerima Rp 325 ribu. Kalaupun diterima Rp 300 ribu itu wajar karena tidak mungkin ditarik semua uangya, mesti harus ada sisa untuk saldo ATM.

“Kami tidak pernah mengambil atau korupsi uang mereka, apalagi memegang ATM-nya para KPM tidak pernah itu, karena kami tidak ada kaitannya dengan PKH apalagi mau mencampuri,” tutupnya

Berita ini ada lah bentuk koreksi atas kekeliruan penulisan sebelumnya.

Berita ini klarifikasi pemberitaan sebelumnya dengan judul Penerima PKH di Kendari Keluhkan Bantuan Diduga Disunat, ATM Dipegang Orang Lain.

Sebelumnya, Tumini, mengungkapkan, dana yang diterima dari pendamping PKH tidak sama dengan dana transfer yang masuk, dan yang memegang kartu ATM itu para pendamping.

Penulis : Haerun
Editor :  Pandi

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...