Server Percetakan KTP-E Lambat Loading, Kadis Dukcapil Harap Ada Perhatian Pemda Muna

490
 

Raha, Inilahsultra.com-Server percetakan KTP Elektronik milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Muna lambat loading. Sehingga instansi yang mengurus admnistrasi kependudukan itu mengharapkan ada perhatian Pemda Muna untuk pengadaan server.

Apalagi server yang digunakan hampir berusia 10 tahun.

- Advertisement -

Plt. Kadis Dukcapil Kabupaten Muna, ir. Muh. Sanusi saat ditemui di ruangannya, Kamis 18 Juni 2020 mengungkapkan bahwa kekurangan blangko KTP-e dibulan April, Mei maupun Juni disebabkan pandemi Covid-19.

Kini blangko telah tersedia 8000 kepiting di Dukcapil Muna.

Sanusi menyebutkan, blangko KTP Elektronik yang tersedia saat ini 8000 keping yang dikirim dari Provinsi Sulawesi Tenggara sejak tanggal 8 Juni 2020.

“Yang sudah tercetak saat ini 400 keping, namun percetakan KTP-E, KK maupun Akta Kelahiran saat ini sangat loading yang disebabkan server yang telah tua. Kalau dulu biasa dalam satu hari satu malam kita mencetak sampai 250 keping namun sekarang hanya 20-30 keping dalam satu hari satu malam,” ungkapnya.

Menurutnya, walaupun proses mencetak lambat loading namun proses percetakan tetap berjalan.

“Server Dukcapil memang sudah lama hampir 10 tahun pengadaannya, hal inilah penyebab lambat loading maupun pengaruh jaringan,” ucapnya.

Permasalahan ini, pihaknya terus melakukan perbaikan namun belum ada hasil dan membenahi warehouse yang sebenarnya peruntukannya bukan percetakan KTP-e namun belum ada hasil.

Ia menambahkan, Minggu depan akan mencari teknisi hingga dibawah di kendari.

“Dengan server yang terganggu karena sudah lama berharap Pemda mengadakan server baru sehingga percetakan KTP Elektronik berjalan seperti biasanya, Apalagi saat ini menghadapi pilkada,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa server merupakan jantumg pelayanan di Dukcapil. Kalau server ini tidak berjalan maka layanan terganggu.

“Persoalan pengusulan pengadaan server ini telah diusulkan di APBD Perubahan 2019 disidang DPRD namun belum direspon. Nanti kita akan kembali usulkan tahun ini di APBD Perubahan maupun di Tahun 2021,” katanya.

Dulu kendalanya mencetak KTP-e karena kekurangan blangko. Namun sekarang terkendala di server yang mempengaruhi lambatnya mencetak, sehingga masyarakat  hanya diberikan Suket (Surat Keterangan).

Ia berharap masyarakat lebih bersabar semoga server yang diinstal bisa selesai Minggu depan dan Pemda bisa mengadakan server.

Reporter : Iman Supa

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...