DPRD Setujui 500 TKA Asal China Masuk Sultra dengan Syarat

651
 

Kendari, Inilahsultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyetujui kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Bumi Anoa dengan persyaratan.

Persetujuan diambil dalam rapat dengar pendapat dipimpin Ketua DPRD Sultra H Abdul Rahman Shaleh dan didampingi Ketua Komisi IV La Ode Frebi bersama anggotanya Fajar Ishak dan Sudarmanto Saeka, bersama
External Affair Manager VDNI Indrayanto, Kepala Kanwil Kemenkum HAM Sultra Sofyan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sultra Saemu Alwi dan perwakilan dari Imigrasi Kelas IA Kendari di ruang rapat DPRD Sultra, Jumat 19 Juni 2020.

- Advertisement -

Adapun syarat yang harus dipenuhi oleh pihak PT VDNI dan PT OSS agar bisa masuk di wilayah pertambangan di Morosi adalah visa yang digunakan oleh TKA adalah visa 312 atau visa kerja dan bukan visa 211 atau visa kunjungan.

Selain itu 500 TKA ini dipastikan sudah sudah memenuhi standar Covid-19 dengan telah memeriksakan kesehatan tidak terpapar Covid-19 dengan menunjukkan hasil swab bukan hasil rapid test.

“Kami tidak menolak investasi tetapi syarat syarat ini harus dipenuhi, karena itu kedatangan 500 TKA ini dapat terlaksana sesuai dengan aturan yang berlaku. Sebelum masuk wilayah kerja di pertambangan pihak VDNI harus menunjukkan visanya 500 TKA kepada kami di DPRD untuk memastikan visanya paling lambat hari Minggu,” kata Abdurrahman Shaleh.

Ketua DPW PAN Sultra itu menambahkan, selain visa ke 500 TKA juga harus dipastikan kesemuanya TKA ini harus menunjukkan hasil pemeriksaan kesehatan tentang Covid-19 dengan menunjukkan hasil swab, dan para TKA harus menjalani karantina selama 14 hari oleh pihak Gugus Tugas COVID-19 Pemerintah Provinsi Sultra.

“Jika ditemukan syarat-syarat ini ada yang tidak terpenuhi maka pihak Kemenkumham dan Imigrasi Sultra untuk menderportasi TKA ke negara asalnya. Selain itu pihak Dinas Tenaga Kerja untuk melakukan pengawasan dan evaluasi akan kehadiran TKA yang akan mulai tiba tanggal 23 Juni mendatang,” jelasnya.

Sementata itu External Affair Manager
VDNI Indrayanto mengaku menyetujui atas apa yang dipersyaratkan oleh pihak DPRD Sultra dengan harapan kehadiran TKA di Sultra akan membuka lapangan kerja untuk tenaga kerja lokal yang saat ini berjumlah 11 ribuan lebih.

“Kami berharap investasi di Sultra ini tetap berlanjut dengan baik, “katanya singkat.

Untuk diketahui, 500 TKA asal negeri Tiongkok ini rencananya akan bekerja di PT VDNI dan PT. OSS di Morosi Kabupaten Konawe, Sultra.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...