Dua Kali Mangkir RDP, DPRD Konawe Selatan Gandeng Polisi Panggil Kades

1017
 

Kendari, Inilahsultra.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe Selatan (Konsel) bersama Kepala Desa Lalonggombu, Kecamatan Lainea Umar Malik kembali batal.

RDP tersebut untuk mendengarkan penjelasan kepala desa atas laporan masyarakat terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) yang tidak tepat sasaran.

- Advertisement -

Ketua DPRD Konsel, Irham Kalenggo mengatakan, Kades Lalonggobu sudah dua kali dipanggil di DPRD Konsel untuk RDP dalam pemeriksaan khusus (Pemsus) kembali batal. Namun dewan akan kembali melayangkan satu kali lagi panggilan melalui Polres Konsel.

“Kepala Desa sudah mangkir dua kali dari panggilan RDP di DPRD Konsel. Tapi akan kami panggil lagi melalui surat pemanggilan yang akan kami sampaikan ke Polres. Nanti Polisi yang menyampaikan agar Kades Lalonggombu dapat mengahadiri RDP,” kata Irham Kalenggo, Senin 21 Juni 2020.

Ketua DPD II Golkar Konsel ini menjelaskan, pemanggilan kades melalui Polres untuk menjelaskan secara detil terkait laporan masyarakat Lalonggombu, tetapi yang bersangkutan tidak hadir.

“Laporan masyarakatnya masuk di DPRD, Kades Lalonggombu diduga menyalurkan BLT dari DD untuk penanganan Covid-19 hanya diberikan kepada pendukungnya saat Pilkades beberapa waktu lalu. Selain itu banyak yang menerima BLT ini tidak sesuai dengan data yang seharusnya menerima,” jelasnya.

Surat panggilan Kades Lalonggombu, kata Irham, sudah dilayangkan di Polres Konsel, dan isi suratnya mengundang sangat kepala desa untuk mengikuti RDP yang dijadwalkan Komisi I DPRD Konsel di minggu ke empat Juni 2020.

“Kita berharap kades untuk hadir mengikuti RDP. Selain itu kades juga harus mengubah data penerima BLT dengan memberikan kepada yang benar-benar terdampak Covid-19,” jelasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya DPRD Konsel melalui Komisi I yang dipimpin Nadira telah merekomendasikan agar Kepala Desa Lalonggombu Umar Malik di periksa khusus terkait penanganan dampak Covid-19 di Lalonggombu. Pemeriksaan khusus tersebut juga dikarenakan dua kali agenda RDP tidak dihadiri kades.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...