Kedatangan TKA Disetujui dalam RDP, Fraksi PKS : Langkah Ketua DPRD Sultra Salah

3686
 

Kendari, Inilahsultra.com – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tetap menolak kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China untuk bekrja di PT VDNI dan PT OSS di Morosi, Kabupaten Konawe.

“Fraksi PKS tetap konsisten menolak kedatangan 500 TKA di Sultra pada saat keputusan paripurna dewan dan bukannya melalui Rapat Dengar Pendapt (RDP),” Ketua Fraksi PKS DPRD Sultra Rasyid, Senin 22 Juni 2020.

- Advertisement -

Lanjut dia, Fraksi PKS tidak ikut-ikutan dalam keputusan Ketua DRPD saat menyetujui kedatangan 500 TKA China melalui RPD dengan memberikan beberapa syarat.

Secara institusi dan peraturan, Rasyid menegaskan, keputusan RDP yang membatalkan hasil keputusan paripurna beberapa waktu lalu itu salah. Harusnya, lanjutnya, keputusan menerima dan menyetujui TKA itu harusnya dilakukan berdasarkan hasil keputusan yang sama melalui rapat rapat paripurna.

“Jangan karena berhadapan dengan pihak VDNI waktu hearing, keputusan paripurna penolakan TKA pak ketua batalkan, tidak bisa dan itu salah. Setuju tidaknya itu harus kembali melalui forum paripurna,” jelasnya.

Rasyid juga menegaskan, Fraksi PKS tidak antiinvestasi asing, namun langkah itu harus dilakukan sesuai dengan prosedur. Jika benar-benar terjadi barter teknologi dan ilmu pengetahuan antara 500 TKA China dengan masuknya 3.000 tenaga kerja lokal sangat diapresiasi.

“Kalau ada penerimaan 3.000 tenaga kerja lokal itu pasti ada akselerasi antara pertumbuhan ekonomi dan penerimaan upah tenaga kerja,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...