Direkturnya Jadi Tersangka, PT AKM Imbau Tak Kerjasama dengan PT AKP

246
 

Kendari, Inilahsultra.com Kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilaporkan oleh Komisaris Utama PT Adhi Kartiko Mandiri (AKM) Obong Kusuma Wijaya ke Polda Sultra terhadap Direktur PT Adi Kartiko Pratama (AKP), Ivy Djaya Susanto, saat ini perkembangannya dalam tahap penetapan tersangka.

Hal itu dikatakan langsung oleh kuasa hukum PT Adhi Kartiko Mandiri, Yonathan Nau, Senin 22 Juni 2020.

- Advertisement -

Kata dia, penetapan tersangka tertuang dalam Surat Nomor B/596/XII/2019/D tentang Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sultra, tertanggal 18 Desember 2019.

“Surat SP2HP itu, sudah diterima Komisaris Abong Kusuma Wijaya (selaku pelapor),” terangnya di hadapan awak media, Senin 22 Juni 2020.

Penggelapan yang dimaksud, sambung
Yonathan, karena Ivy Djaya Susanto tidak membayar royalti kepada PT Adhi Kartiko Mandiri saat masih menjalin Joint Operation (JO).

Bahkan Ivy, kata dia, mengaku-ngaku (mengklaim) telah membeli 100 persen saham PT Adhi Kartiko Pratama yang sebelumnya bernama PT Adi Kartiko kawasan IUP seluas 1.975 hektare yang terletak di Desa Lameruru Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara.

“Kami tegaskan itu tidak benar. Hingga saat ini Ivy Djaya Susanto tidak mampu membuktikan perusahannya sebagai pemilik sah PT Adi Kartiko,” tegasnya.

Komisaris Utama PT Adhi Kartiko Mandiri, Obong Kusuma Wijaya menerangkan, Ivy Djaya Susanto tidak mau membayar royalti terhadap para pemilik saham lainnya yang terdapat di dalam PT Adhi Kartiko Pratama.
Awalnya pihaknya sudah menjalin kesepakatan dan bekerja sama dengan Ivy Djaya Susanto. Saat itu, perusahaan sudah berjalan dan pengiriman sudah berlangsung.

“Namun tiba-tiba, kami dari beberapa pemilik saham di perusahaan itu tidak dapat royalti. Pihak Ivy tidak mau membayarnya dengan alasan bahwa menyebut perusahaan sudah milik dia karena mengaku telah membeli 100 persen saham,” bebernya.

Sementara itu, Simon Takaendengan, salah satu direktur utama dari PT Adi Kartiko yang menjadi korban dalam kasus ini meluruskan bahwa kini perusahaan itu telah resmi berubah nama menjadi PT Adhi Kartiko Mandiri.

“Jadi saat ini, kami pemilik sah PT Adhi Kartiko Mandiri. Saya harap jangan lagi ada pihak yang mau bekerja sama atau kontrak dengan mengatasnamkan PT Adi Kartiko Pratama,” kata Simon.

Sementara itu, kuasa hukum Ivy Djaya Susanto, Akram Asis menyebut, kasus yang menimpa kliennya sementara berproses.

Namun ia menolak berbicara banyak soal kasus ini.

“Nda perlu kayaknya. Kalau saya nda bisa memandang dari sisi. Masing-masing orang bisa berpendapat,” katanya.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...