Ketua DPRD Sultra Berorasi dan Cek TKA China di Bandara Haluoleo

499
 

Kendari, Inilahsultra.com – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdurahman Saleh berkunjung ke Bandara Haluoleo, Selasa 23 Juni 2020 sore.

Kedatangnnya di Bandara, untuk memastikan TKA yang datang di Bumi Anoa sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku di Indonesia.

- Advertisement -

Ia bertolak dari Kota Kendari menuju Bandara Haluoleo. Namun, dalam perjalanan menuju bandara, Abdurrahman Saleh diadang oleh mahasiswa yang sedang demonstrasi menolak kedatangan TKA.

Dalam orasinya, Abdurrahman Saleh mengaku, hadir di sini untuk mewakili aspirasi masyarakat Sultra untuk tugas-tugas penting. Sama halnya dengan tugas aktivis, walapun aktivis berada di luar Bandara namun mereka berjuang untuk kepentingan masyarakat.

“Jadi aksi ini jangan ditunggangi dan terima orang yang menunggangi untuk perjuangan kalian yang mulia ini,” ucap Abdurrahman Saleh dalam orasinya.

Ia mengaku, tetap menolak TKA sesuai dengan pernyataan-pernyataannya beberapa hari lalu. Jadi, ia meminta pernyataannya jangan dipelintir.  Dengan lantang ia tetap menolak TKA, apalagi dengan TKA ilegal.

“Kita perjuangkan ini adalah murni untuk kesejahteraan masyarakat Sultra, TKA harus mengikuti prosedur yang ada,” bebernya.

Kata Abdurrahman Saleh, ia datang di bandara untuk memastikan TKA menggunakan visa 312 yang dapat menguntungkan negara. Alasannya, karena yang datang 49 TKA beberapa bulan lalu menggunakan visa 211 atau visa wisata dan kunjungan.

“Saya cek langsung bersama Disnakertrans dan Imigrasi untuk memastikan TKA ini tenaga ahli,” bebernya.

Jadi, mereka harus sesuai prosedur dan perundang-undangan yang berlaku. Satu tenaga ahli, maka 10 tenaga lokal yang akan mendampinginya. Jika 500 TKA yang datang di Sultra, maka 5.000 tenaga kerja lokal yang akan bekerja di sana.

“Saya tidak menolak investasi dan saya tidak menolak tenaga kerja asing. Tetapi meraka harus mematuhi peraturan dengan perundang-undangan yang belaku, bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat tenaga kerja lokal,” pungkasnya.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...