Rapid Test Gratis 12 Hari ASN Lingkup Pemprov, Tiga Reaktif dan 3.885 Non-Reaktif

209
 

Kendari, Inilahsultra.com – Berdasarkan arahan dari Gubernur Ali Mazi, selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulawesi Tenggara untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, maka seluruh aparatur sipil begara (ASN) lingkup Pemprov Sultra diwajibkan mengikuti rapid test.

Rapid test ini dilakukan mengingat tingkat kerawanan ASN terhadap virus corona cukup tinggi. Hal itu dikarenakan aktivitas ASN yang aktif berinteraksi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

- Advertisement -

Plt Kepala Dinas Kominfo Sultra, Syaifullah mengatakan, menyambut pemberlakuan new normal atau normal baru, pihaknya meningkatkan deteksi dini kepada warga maupun ASN di tengah pandemi virus corona yang belum berakhir ini.

“Rapid test ini untuk melakukan deteksi dini yang kemungkinan terinfeksi virus corona dalam menyongsong new normal. Dimana masyarakat sudah bisa melakukan berbagai aktivitas,” jelas Syaifullah.

Rapid test gratis kepada seluruh ASN Pemprov Sultra. (Istimewa)

Sejak Senin 15 Juni 2020 kemarin, Tim Labolatorium Kesehatan Daerah bersama Gugus Tugas Covid-19 Sultra
menyelenggarakan pelayanan rapid test gratis gelombang pertama lingkup Pemprov Sultra sebanyak 162 orang terdiri dari Biro Hukum 30 orang, Biro Ortala 15 orang, Biro Ekonomi 22 orang, Biro Kesra 41 orang, Biro Kerjasama 3 orang, Biro Pengadaan 33 orang dan Biro Pemerintahan 18 orang. Berdasarkan hasil rapid test semuanya non-reaktif atau negatif.

Kemudian rapid test gelombang kedua untuk ASN Pemprov Sultra kembali dilakukan pada Selasa 16 Juni 2020.

Diikuti sebanyak 332 ASN, terdiri dari Biro Ekonomi 5 orang, BPBD 17 orang, Kesbangpol 38 orang, B K D 72 orang, BPSDM 94 orang dan Labkesda sultra 106 orang, dari pemeriksaan rapid test ini semuanya menunjukkan hasil non reaktif atau negatif.

Pada Rabu, 17 Juni 2020, Tim Labkesda bersama Gugus Tugas Covid-19 Sultra kembali menyelenggarakan pelayanan rapid test gratis gelombang ketiga di lingkup Pemprov Sultra sebanyak 275 orang.

Pemeriksaan ini terdiri dari, Labkesda Sultra 108 orang, Bapenda 114 orang, BKD 7 orang, dan Balitbang 46 orang. Dari pemeriksaan tersebut semuanya menunjukkan hasil non-reaktif atau negatif.

Rapid test memasuki gelombang keempat lingkup Pemprov Sultra, Kamis, 18 Juni 2020, diikuti sebanyak 448 orang terdiri dari, Labkesda Sultra 110 orang, BPKAD 77 orang, Biro Ekonomi 10 orang, Biro Umum 27 orang, Biro Kesra 2 orang, Pol PP 2 orang, Dispora 1 orang, Bappeda 56 orang, BPSDM 163 orang. Semuanya menunjukkan hasil nonreaktif atau negatif.

Kemudian gelombang kelima dan keenam pemeriksaan rapid test dilakukan selama dua hari mulai pada Jumat 19- Sabtu 20 Juni 2020.

Rapid test dua hari ini diikuti sebanyak 413 orang terdiri dari, hari pertama diikuti Labkesda Sultra 112 orang, Kehutanan 90 orang, Perhubungan 25 orang. Hari kedua Labkesda Sultra 106 orang, BPSDM 80 orang. Semuanya kembali menunjukan hasil nonrekatif atau negatif.

Selanjutnya, pelayanan rapid test gratis lingkup ASN Pemprov Sultra selama dua hari diikuti 360 orang, pada 21-22 Juni 2020. Pelayanan rapid test gratis gelombang ketujuh diikuti, Labkesda Sultra 102 orang. Hari berikutnya Labkesda Sultra 103 orang, Cipta Karya 96 orang, BPKAD 1 orang, Bappeda 1 orang dan ESDM 57 orang. Dari pemeriksaan rapid test semuanya menunjukkan hasil negatif.

Kemudian, Selasa, 23 Juni 2020, pelayanan rapid test gratis gelombang kesembilan di lingkup Pemprov Sultra kembali dilakukan.

Rapid test diikuti sebanyak 346 orang terdiri dari, Labkesda Sultra 101 orang, Dinas Perikanan 129 orang, Dispora 61 orang, Disdukcapil 49 orang dan BPKAD 6 orang, semuanya menunjukkan hasil non reaktif.

Pemeriksaan rapid test kembali dilakukan Tim Labkesda Sultra, pada Rabu 24 Juni 2020, yang diikuti sebanyak 310 terdiri dari di Labkesda Sultra 85 orang dan 1 orang Reaktif. Sementara di Dinas Kesehatan 225 orang semuanya non reaktif atau negatif.

Selanjutnya hasil pemeriksaan rapid tes Tim Labkesda Sultra, Kamis, 25 Juni 2020, yang diikuti sebanyak 733 orang terdiri dari di Labkesda Sultra 105 orang, Ketahanan Pangan 37 orang, Koperasi 37 orang, Kominfo 17 orang, BLH 57 orang.

Kanwil Pertanahan 111 orang, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) 50 orang, RRI 44 orang non reaktif tambah 1 orang reaktif, dan Asosiasi Sales Nasional Indonesia, (kerjasama Tenaga Kesehatan RSUD Kota Kendari dengan Labkesda Sultra), tahap pertama 151 orang dan tahap dua 123 orang.

Rapid test gratis kepada seluruh ASN Pemprov Sultra. (Istimewa)

Terakhir pemeriksaan rapid tes gelombang berikutnya lingkup Pemprov Sultra. Tim Labkesda bersama Gugus Tugas, pada Jumat 26 Juni 2020.

Yang diikuti sebanyak 401 orang terdiri dari di Labkesda Sultra 105 orang, Ketahanan Pangan 16 orang, Pariwisata 71 orang, Jamkrindo 22 orang, Pemberdayaan Perempuan 50 orang, BPKAD 3 orang, Penanaman Modal 43 (NR), Pemberdayaan Masyarakat Desa 90 orang nonreaktif dan 1 orang reaktif.

Dengan ini dapat diakumulasikan pemeriksaan rapid test yang telah diselenggarakan selama 12 hari mulai 15-26 Juni 2020, diperoleh pemeriksaan sebanyak 3.888 orang. Yang dinyatakan reaktif ada 3 orang sementara non reaktif atau negatif 3.885 orang. (Adv)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...