Tak Direspon Pemda, KPU Konsel Ajukan Tambahan Anggaran Pilkada ke KPU RI

757
 

Kendari, Inilahsultra.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) kekurangan anggaran dalam melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Konsel pada 9 Desember 2020.

Ketua KPU Konsel, Aliudin mengatakan, usulan tambahan anggaran untuk Pilkada ke Pemerintah Daerah sebanyak Rp 7,7 miliar tidak disanggupi, untuk menutupi kekurangan anggaran sesuai kebutuhan protokoler kesehatan Covid-19.

- Advertisement -

Lanjut Aliudin, anggaran Pilkada Konsel sebelumnya sebesar Rp 45,8 miliar melalui hibah pemerintah daerah. Ternyata anggaran tersebut tidak cukup untuk membiayai Pilkada setelah standar protokol kesehatan Covid-19 diterapkan.

“Anggaran yang kami sampaikan kepada pemerintah daerah Rp 7,7 miliar tidak direspon, karena tidak direspon kurangnya anggaran kami langsung ajukan ke KPU RI,” kata Aliudin, Minggu 28 Juni 2020.

Anggaran yang diminta oleh KPU Konsel sebesar Rp. 7,7 miliar ini, kata
Aliudin, untuk kebutuhan pembelian Alat Pelindung Diri (APD) di masa Covid-19 sesuai standar kesehatan, serta untuk pembengkakan biaya lain seperti honorarium dan pembuatan TPS.

Di Konsel, sebut dia, terdapat 352 Desa dan 25 Kecamatan yang awalnya mencapai 500-an TPS. Tapi, setelah ada perubahan TPS di Konsel bertambah dan menjadi 632 TPS. Begitu juga dengan Panitia Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) mengalami penambahan, sehingga membutuhkan tambahan anggaran.

“Dari Rakor yang digelar di Bali beberapa waktu lalu ada perintah restrukturisasi anggaran, salah satunya adalah naiknya honor ad-hock yang sebelumnya Rp 1,6 juta per orang menjadi Rp 2,2 juta,” jelasnya.

Mantan Ketua PPK Kecamatan Lainea ini mengatakan, rekstruturisasi untuk menutupi anggaran yang masih kurang tersebut, lanjut dia, KPU Konsel sudah melakukan beberapa upaya dengan mengurangi perjalanan dinas, mengurangi kelompok kerja (Pokja) dan anggaran kebutuhan verifikasi faktual untuk calon perseorangan juga sudah dialokasikan untuk kekurangan tersebut.

“Kami berharap kekurangan anggaran dapat direalisasikan oleh KPU RI untuk kebutuhan pembelanjaan APD sesuai dengan standar kesehatan Covid-19,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...