Akibat Corona, Dua Mega Proyek di Kota Baubau Mandek

1207
 

Baubau, Inilahsultra.com – Pandemi Virus Corona yang mengharuskan semua daerah melakukan refokusing anggaran, membuat sejumlah proyek mandek akibat terkendalanya anggaran.

Salah satunya Kota Baubau. Di kota pemilik benteng terluas di dunia ini terdapat dua mega proyek yang pengerjaannya tidak dilanjutkan tahun ini. Masing-masing, jalan lingkar dan by pass.

- Advertisement -

Padahal, dua mega proyek ini direncanakan tuntas di era kepemimpinan Wali Kota Baubau AS Tamrin.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Baubau, Andi Hamzah menuturkan, ditengah pandemi ini, anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) mengalami penurunan.

“Kita sementara kaji sejauh mana bisa efektif dari sisi DAU APBD kita. Ternyata kalau mengandalkan DAU, tidak akan tuntas dimasanya beliau (AS Tamrin),” tutur Andi Hamzah di Kantor DPRD Kota Baubau, Senin 29 Juni 2020.

Untuk mengakali penuntasan dua mega proyek di era AS Tamrin, muncul ide untuk mengambil alternatif lain seperti melakukan pinjaman dana melalui perbankan atau penjamin lainnya. Yakni melalui Bank Sultra dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

“Pengalaman di daerah lain sekitar Baubau, mereka pinjam dana di perbankan (Bank Sultra). Posisi kita saat ini, sedang dalam pengkajian tapi komunikasi dengan pihak perbankan dan PT SMI sudah ada,” lanjutnya.

Kata dia, estimasi anggaran untuk dua mega proyek ini sebesar Rp 300 miliar. Dimana, Rp 200 miliar untuk jalan lingkar dan Rp 100 miliar untuk by pass.

“Itu kalau berbicara tuntas, tapi kalau jalan lingkar itu hanya untuk sekedar dilewati, ya hanya Rp 100 miliar sudah bisa,” ujarnya.

Mantan Sekretaris Bappeda Kota Baubau ini berharap, sebelum Desember tahun ini sudah ada titik terang dan tahun depan pengerjaannya sudah bisa dilaksanakan.

“Kalau kepastiannya (mengutang) belum, karena banyak tahapannya. Harus ada persetujuan DPRD dan ini baru niat (mengutang),” tandasnya.

Reporter: Muhammad Yasir

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...