Wartawan Dilarang Masuk Bandara Haluoleo Liput Kedatangan TKA China Gelombang Kedua

465
 

Kendari, Inilahsultra.com – Sejumlah aparat TNI Angkatan Udara (AU) melarang wartawan masuk ke area Bandara Haluoleo Kendari, Selasa 30 Juni 2020.

Sejumlah wartawan baik elektronik, online maupun cetak dicegat oleh sejumlah petugas TNI AU di pos penjagaan Bandara Haluoleo.

- Advertisement -

Salah seorang anggota TNI di pos penjagaan menyatakan, saat ini tidak ada aktivitas di Bandara Haluoleo dan sementara disterilkan. Mereka pun meminta awak media untuk memutar balik.

“Kami belum ada arahan, tunggu saja, sebentar kami sampaikan,” ujar salah seorang TNI AU di pos penjagaan.

Akibat dilarang, sejumlah jurnalis batal meliput kedatangan sekitar seratusan tenaga kerja asing (TKA) China.

Salah seorang jurnalis Zonasultra.com, Fadli Aksar menyayangkan sikap aparat yang melarang wartawan masuk ke dalam Bandara Haluoleo Kendari.

Menurutnya, bandara merupakan fasilitas publik yang bisa diakses oleh siapa pun termasuk jurnalis.

“Tujuan kami hanya ingin melakukan tugas peliputan sebagai jurnalis, bukan mengganggu keamanan dan ketertiban di bandara. Tugas kami pun dilindungi undang-undang,” kata Fadli.

Kepala Penerangan dan Kepustakaan (Kapentak) Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Haluoleo Sugiyono menyebut wartawan tidak boleh masuk ke Bandara Haluoleo oleh pihak pengamanan. Namun, ia tak menyebut siapa yang memerintahkan hal itu.

“Intinya memang tidak boleh masuk. Nanti kami sampaikan lagi, saya konfirmasi lagi,” ujar Sugiyono saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Rencananya, gelombang kedua TKA China sebanyak 105 orang bakal tiba di Bandara Haluoleo Kendari pukul 21.45 WITA.

Setelah tiba di Bandara Haluoleo, para TKA ini akan diantar ke PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Stell (OSS).

Sebelumnya, sebanyak 156 TKA China tiba di Kendari pada 23 Juni 2020. Kedatangan mereka dikawal aparat kepolisian dan TNI.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...