Lembaga Adat Tolaki Sultra Jalin Kerjasama dengan PT VDNI Soal Tenaga Kerja Lokal

1786
 

Kendari, Inilahsultra.com – PT Virtu Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainlies Stell (OSS) menggandeng Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Adat Tolaki (LAT) Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk kerjasama.

Kerjasama itu ditandai dengan adanya penadatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh kedua belah pihak. PT VDNI dan PT OSS melalui External Affair Manager Indrayanto, sementara dari DPP LAT melalui Ketua umumnya Masyhur Masie Abunawas di Sekretariat DPP LAT Kendari, Selasa 30 Juni 2020.

- Advertisement -

Wakil Sekretaris DPP LAT Sultra Sutamin Rembasa mengatakan, ada
delapan poin yang tertuang dalam kesepakatan MoU tersebut. Di antaranya, kata dia, pengisian jabatan deputi-deputi harus berasal dari warga lokal, berdasarkan dengan syarat dan kapasitas yang dimiliki sesuai kebutuhan perusahaan.

“Selain itu ada perekrutan tenaga kerja harus memberdayakan masyarakat lokal khususnya suku Tolaki yang ada di bumi anoa ini,” kata Sutamin Rembasa.

Ketua JaDI Konsel ini mengatakan, untuk pemberdayaan masyarakat Tolaki juga harus memperhatikan di bidang pendidikan, penelitian, kesehatan, masyarakat adat dan budaya, rehabilitasi rumah tidak layak huni dan pemberian bantuan atau donasi kepada lembaga Adat Tolaki, ormas Tolaki melalui Corporate Social Responsibility (CSR), dan perhatian terhadap pengelolaan lingkungan dengan tetap memperhatikan kearifan lokal yang ada pada masyarakat adat Tolaki.

“Pemberdayaan dan keterlibatan pengusaha-pengusaha lokal mulai dari pemuatan awal sampai pada pemuatan pabrik. Penunjukan dewan pengawas, dewan penasehat, dan konsultan hukum perusahaan harus dari masyarakat Tolaki atas rekomendasi DPP LAT Sultra dan
memperhatikan adat dan budaya serta kearifan lokal yang berlaku pada masyarakat adat Tolaki,” jelasnya.

Kemudian, lanjut dia, proses rekrutmen tenaga kerja lokal harus dibuka secara transparan dan melibatkan DPP LAT Sultra, serta tenaga kerja asing (TKA) yang telah habis masa berlaku visa kerjanya untuk segera di pulangkan dan digantikan oleh tenaga kerja lokal yang telah memenuhi syarat.

“Delapan poin ini telah disepakati oleh pihak PT VDNI dan PT OSS. Nanti tanggal 6 Juli 2020 mendatang, kami akan kembali bertemu,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...