Polisi ‘Rotan’ Jurnalis saat Liput Demo Ricuh Penolakan TKA China

746
 

Kendari, Inilahsultra.com – Salah satu jurnalis ZonaSultra.com Erik Ari Prabowo menjadi korban represif aparat kepolisian saat demo ricuh di Desa Konda I Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan, Selasa 30 Juni 2020.

Demo penolakan kedatangan tenaga kerja asing (TKA) China gelombang kedua sebanyak 105 orang berakhir ricuh. Polisi membubarkan paksa ratusan massa yang mau mengadang rombongan TKA China dari Bandara Haluoleo Kendari menuju Morosi Kabupaten Konawe.

- Advertisement -

Erik mengaku, saat ricuh terjadi, ia berlindung di belakang rumah warga sembari mengetik berita update demo TKA China.

Namun, kata dia, tiba-tiba beberapa aparat kepolisian mendekati dirinya dan langsung menghantamkan rotan di tangannya. Seketika handphone miliknya terjatuh di tanah.

Selain menghantam tangan, Erik juga mendapat pukulan rotan di paha hingga berbekas.

“Saya langsung dipukul pakai rotan. Pas lihat id card ku, polisinya minta maaf. Sempat rasa nyut-nyut di tangan, pahaku merah, sekarang sudah baikan tapi masih trauma sampai sekarang,” jelasnya.

Selain wartawan, dalam demo ricuh itu juga ada korban dari kelompok massa yang kepalanya mengeluarkan darah usai dihantamkan pentungan.

Dalam demo ini, polisi berhasil memukul mundur massa yang hendak mencegat iring-iringan kendaraan pengangkut TKA asal negeri tirai bambu itu.

Polisi menembakkan gas air mata dan semprotan air dari mobil water canon. Massa membalas dengan melemparkan batu dan kayu.

Sekira pukul 23.00 Wita, polisi dan mahasiswa membubarkan diri setelah seluruh rombongan TKA China berhasil lolos tanpa adangan dari demonstran.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sultra Kombes Pol Ferry Walintukan membantah polisi membabi-buta dalam menangani demonstrasi. Menurut dia, pasukan dalmas bergerak karena situasi sudah mulai tidak kondusif.

“Pasukan dalmas pasti bergerak sesuai dengan situasi Dan ada prosedur penindakan dalam tangani massa. Nanti saya klarifikasi ke Kapolres Kendari. Coba kita duduk bersama dulu untuk pastikan posisi kasusnya,” tandas Ferry melaui whatsapp kepada wartawan, Rabu 1 Juli 2020.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...