Polisi Tangkap Warga Kendari Miliki Dua Pistol Ilegal

820
 

Kendari, Inilahsultra.com – Seorang pria berinisial US warga Jalan Lamuse, Lorong Wanggu, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, ditangkap polisi karena kedapatan memiliki dan menguasai dua senjata api rakitan jenis pistol ilegal.

Selain mengamankan dua senpi, polisi juga mengamankan tiga peluru. Satu hanya selongsong, duanya peluru utuh.

- Advertisement -

Saat ini, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sultra akan menyelidiki dan mendalami kepemilikan senpi dan diperoleh dari mana.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sultra, Kombes Pol La Ode Aries El Fathar mengatakan, dari pengakuan tersangka, senpi diperoleh dari seseorang yang ia hanya kenal dan bertemu sekali, saat dirinya bekerja di Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Tersangka pernah bekerja di Morowali dan senpi diperoleh dari orang yang ia hanya kenal dan bertemu sekali. Saat itu, dia (tersangka) pernah ketemu dan membantunya. Kemudian orang tersebut, membayar dengan memberikan senjata,” ucap Aries El Fathar menirukan ucapan tersangka, Kamis 2 Juli 2020.

Namun, sambung Aries, keterangan tersangka belum bisa dipercaya. Aries mengaku, akan mendalami lebih jauh. Apakah ada keterkaitan dengan dua kasus serupa yang ditangkap oleh Densus 88 tanggal 14 April 2020 lalu. Dimana, saat itu Densus 88 mengamankan empat karena kepemilikan senjata api.

“Kita akan cari tahu, apakah ada keterkaitan atau tidak. Meski dari tersangka US saat diinterogasi mengatakan tidak ada hubungannya, tetapi kami akan menindaklanjuti,” bebernya.

Terkait kasus ini, Aries mengaku, telah berkoordinasi dengan tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror untuk pengembangan kasus.

Untuk diketahui, US ditangkap di kediamannya yang terletak di Lorong Wanggu, Jalan Lamuse, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Selasa 30 Juni 2020 lalu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 1 undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal dengan ancaman hukuman 20 tahun maksimal seumur hidup.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...