Tolak Ridwan Zakaria, Pengurus dan Simpatisan Golkar Butur Duduki Kantor Golkar Sultra

1248
 

Kendari, Inilahsultra.com – Sebagai bentuk protes dengan munculnya nama Ridwan Zakaria di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk berebut pintu Partai Golkar maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buton Utara, pengurus dan simpatisan DPD II Partai Golkar Kabupaten Buton Utara (Butur) melakukan aksi di Kantor DPD I Golkar Sultra, Minggu 5 Juli 2020.

Mereka menolak munculnya nama mantan Bupati Butur yang dinilai tidak sesuai prosedur.

- Advertisement -

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPD II Partai Golkar Buton Utara (Butur), Ilham mengatakan, Partai Golkar mengutamakan kader tapi dengan munculnya nama Ridwan Zakaria sangat membingungkan buat kader dan simpatisan Partai Golkar di Buton Utara.

“Karena yang kami anggap sah selama ini dan yang diusung ke DPP Partai Golkar hanya Aswadi Adam tidak ada nama Ridwan Zakaria,” kata Ilham saat ditemui di Kantor DPD I Golkar Sultra.

Aswadi Adam, kata dia, sudah melalui tahapan dan proses mulai mendaftar di DPD II Golkar Buton Utara ada empat orang. Kemudian tiba di DPD I Golkar Sultra melalui lagi penyaringan.

“Dari empat orang ini, DPD I Golkar Sultra memplenokan satu nama yang dikirim ke DPP yaitu Aswadi Adam. Jadi Aswadi Adam sudah menurunkan survei dan menerima surat tugas dari DPP yang ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekjen,” jelasnya.

Yang menjadi pertanyaan, kata Ilham, tiba-tiba di pertengahan perjalanan muncul nama Ridwan Zakaria yang tidak melalui tahapan dan mekanisme di Partai Golkar.

“Pengurus dan simpatisan Partai Golkar Buton Utara menolak Ridwan Zakaria yang tidak sesuai prosedur partai. Golkar di Butur itu komitmen, solid dan harga mati untuk Aswadi Adam,” jelasnya.

Partai Golkar, kata dia, dalam mengusung calon kepala daerah untuk maju Pilkada selalu mengutamakan kader partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Partai Golkar berbasis kader dan
Aswadi Adam merupakan kader partai Golkar memiliki jabatan sebagai Wakil Sekretaris Bidang Tenaga Kerja DPD I Golkar Sultra,” jelasnya.

Langkah yang dilakukan hari ini, kata Ilham, tidak akan berhenti sampai disini, kalau DPD I tidak menarik kembali apa yang disampaikan ke DPP yang mengusulkan tiba-tiba muncul dua nama.

“Golkar Butur menginginkan hasil awal bersasarkan pleno DPD I kepada Aswadi Adam. Kita akan bermalam disini dan menduduki kantor DPD I Golkar Sultra, dengan cara apapun kami akan memperjuangkan Aswadi Adam demi mempertaruhkan harga diri kami sebagai kader yang kami usulkan untuk maju Pilkada,” tegasnya.

Menurut dia, munculnya dan lahirnya sosok Aswadi Adam akan membangkitkan semangat dan gairah bagi para kader mendukung dan memenangkan Pilkada Desember 2020.

Sementara itu, Ketua DPD I Golkar Sultra Herry Asiku mengatakan, di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Sultra, Golkar telah menetapkan calon yang diusung melalui rapat pleno pada Kamis malam 2 Juli 2020. Hanya saja, lanjut dia, untuk di Pilkada Buton Utara dan Konawe Selatan belum jelas dan masih berproses.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sultra ini mengungkapkan, di Pilkada Konsel
Golkar Sultra mengusulkan dua nama yakni, Surunuddin dan Irham Kalenggo.

“Mereka ini dua kader terbaik Golkar Konsel masih berebut restu DPP. Sementara di Butur, Golkar masih mempertimbangkan siapa yang akan diberi rekomendasi antara Aswadi Adam dan Ridwan Zakaria,” kata Herry Asiku melalui telpon selulernya, Minggu 5 Juli 2020.

Herry menjelaskan, nama Ridwan Zakaria diusulkan, karena atas permintaan DPP. Sebab, Ridwan Zakaria melakukan pendaftaran di DPP Partai Golkar.

“Pilkada tujuh daerah sudah fix itu baru lima daerah, yang sudah diplenokan kemarin, tinggal tunggu rekomendasinya keluar. Sementara Konsel dan Butur masih berproses. Mungkin satu atau dua hari dirapatkan di DPP,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...