BMKG Tambah 17 Peralatan Perkuat Mitigasi Bencana di Sultra

327
Ilustrasi
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan menambah peralatan sebanyak 17 buah mitigasi bencana yang akan disebar di beberapa kabupaten atau kota di Sulawesi Tenggara pada 2020 ini.

-Advertisements-

Kepala Stasiun Geofisika Kendari Rosa Amelia menyebut, secara rinci peralatan tersebut berupa 11  Warning Receiver System New Generation (WRS NewGen), 4 sensor gempa bumi, dan  2 sensor akselerograf.

Saat ini, kata dia, WRS NewGen telah selesai dipasang  di Stasiun Geofisika Kendari dan sementara berlangsung pemasangan WRS NewGen lainnya secara paralel di BPBD Kota Kendari dan BPBD Kabupaten Konawe. Seluruh peralatan direncanakan beroperasi sebelum akhir tahun.

WRS NewGen merupakan peralatan yang berfungsi untuk mendiseminasikan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami.

Peralatan ini akan dipasang di 10 kabupaten/kota. Kota Kendari akan mendapatkan 2 set peralatan yang akan diinstal di Stasiun Geofisika Kendari dan BPBD Kota Kendari.

Konawe Kepulauan, Buton utara, Muna, Wakatobi, Kolaka Utara , Konawe, Bombana, Konawe Utara, dan Konawe Selatan, masing-masing akan mendapatkan 1 set peralatan WRS NewGen.

Penempatan peralatan tersebut akan dipusatkan di kantor BPBD masing-masing daerah dan khusus untuk Kabupaten Wakatobi akan dipasang di kantor Bupati.

Sensor gempa bumi yang dipasang tahun ini dimaksudkan untuk mengawal sesar aktif Lawanopo yang memanjang 260 km dari Kolaka Utara hingga Konawe. Sensor-sensor tersebut akan dipasang di wilayah Konawe, Konawe Utara dan Kolaka. Sementara peralatan sensor percepatan tanah –akselerogaf- akan berlokasi di Kabupaten Muna dan Kabupaten Bombana.

“Besar harapan kami penambahan peralatan di beberapa wilayah Sulawesi Tenggara ini dapat meningkatkan ketepatan, kecepatan, keakuratan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami. Dan juga diharapkan dapat membantu pemda dalam pengambilan keputusan serta mitigasi bencana gempabumi-tsunami di wilayahnya,” kata Rosa Amelia dalam keterangan tertulisnya, Selasa 7 Juli 2020.

Ia menuturkan, terlaksananya pemasangan alat ini tidak luput dari dukungan dan partisipasi aktif  masing-masing pemda kabupaten/kota yang telah bersedia untuk menjadi lokasi penempatan dan turut menjaga peralatan yang merupakan aset BMKG ini.

Penulis : Onno

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...