Cegah Covid-19 di Lingkungan Pendidikan, Dikbud Sultra Siapkan Internet Gratis untuk Siswa

1271
 

Kendari, Inilahsultra.com – Saat ini siswa tingkat SMA/SMK dan SLB di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) masih melakukan proses belajar online atau daring di rumah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan pendidikan di Bumi Anoa.

Untuk memperlancar proses belajar siswa secara daring di rumah, siswa perlu didukung dengan fasilitas untuk bisa mengakses website yang telah disiapkan melalui jaringan internet.

- Advertisement -

Untuk memperlancar proses tersebut agar siswa tidak ketinggalan materi pelajaran, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sultra telah menyiapkan bantuan dengan anggaran Rp 16 miliar untuk dipergunakan kebutuhan paket data siswa agar bisa mengakses website melalui internet ketika belajar di rumah.

“Total anggaran yang disiapkan untuk paket siswa di sekolah mulai dari SMA/SMK dan SLB Rp 16 miliar, karena siswa kita besar sebanyak 36 ribu lebih siswa yang mendapatkan bantuan tersebut, dan sisanya ada 1.000 lebih siswa mendapatkan bantuan beasiswa miskin sebesar Rp 1 juta termasuk paket data,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sultra, Asrun Lio, Jumat 10 Juli 2020.

Lanjut Asrun Lio, nantinya Dikbud Sultra akan mengirimkan uang sebesar Rp 195 ribu untuk kebutuhan siswa yang akan dipergunakan untuk membeli paket data dalam mengakses pembelajaran melalui website yang sudah disiapkan.

Bantuan tersebut, kata Asrun Lio, saat ini masih dalam proses dan minggu ini atau minggu depan mungkin akan disalurkan melalui rekening sekolah.

“Sekolah yang akan membagikan paketnya, mungkin bisa dipakai satu atau dua bulan. Kalau ada kelebihan dari Rp 195 ribu ini, maka siswa bisa dipakai untuk membeli vitamin,” jelasnya.

Asrun Lio mengaku, tidak semua daerah di Sultra memiliki jaringan internet.

Asrun Lio

Meski tidak ada jaringan di wilayah siswa tersebut, Asrun Lio menegaskan, siswa tetap mendapatkan bantuan yang telah disiapkan oleh pemerintah untuk digunakan sebagai transportasi pada saat pergi mengambil materi-materi pelajaran atau modul-modul di sekolah untuk dipelajari di rumah.

“Tetap mereka dapat bantuannya. Kalau tidak belajar daring makan bisa belajar luring sendiri dengan petunjuk dari guru yang telah menyiapakn pelajaran,” jelasnya.

Untuk itu, Asrun Lio berharap, virus yang meresahakan dunia ini segera berakhir di Indonesia terkhusus di Sultra agar proses belajar mengajar di sekolah bisa kembali dilakukan.

“Kita harap dalam waktu satu atau dua bulan ini Covid benar-benar hilang agar bisa dilakukan proses pembrlajaran di sekolah,” tutupnya. (Adv)

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...