Ojol di Kendari Minta Maxim Sesuaikan Tarif Pengantaran

2696
 

Kendari, Inilahsultra.com – Ratusan pengemudi ojek online (Ojol) yang ada di Kota Kendari menggelar unjuk rasa di Kantor Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra dengan tuntutan penyesuaian tarif aplikasi Maxim.

Jubir Ojol Kendari, Sukur menjelaskan, berdasarkan keputusan menteri tarif Ojol di zona III Rp 7000 ribu sampai Rp 10.000 ribu. Namun aplikasi Maxim di Kota Kendari menerapkan tarif pengantaran makanan dan barang sebesar Rp 4.000 ribu.

- Advertisement -

“Kami harapkan agar aplikasi Maxim mengikuti aturan, dan jangan menerapkan tarif di bawah Rp 7.000 ribu, karena ini dapat merugikan Ojol yang lain,” ungkapnya.

Sementara Koordinator Lapangan, Irwan dalam orasinya menyampaikan,
pihaknya melakukan aksi karena adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh aplikasi Maxim.

“Kami mengecam tindakan Maxim yang sewenang-wenang mempermainkan tarif layanan roda dua di aplikasi Maxim,” katanya.

Ia menyebut, dalam rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Sultra pada 6 April 2020 lalu Maxim sudah bersepakat menyesuaikan tarif yang merata dengan ojol lain.

“Tarif yang diterapkan aplikasi Maxim sangat merugikan Grab dan Gojek, karena Maxim menerapkan tarif tidak sesuai dengan yang diatur dalam peraturan menteri,” ujarnya di hadapan anggota DPRD Sultra.

Untuk itu, Ojol meminta Dishub Sultra dan DPRD Sultra mendesak pihak Maxsim untuk melakukan penyesuaian tarif yang merujuk pada keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 348 tentang Perhitungan Biaya Jasa Sepeda Motor yang Berada di Zona III.

“Dan kami mendesak Kominfo agar memberikan sanksi administratif berupa suspensi sementara pada Maxsim sampai tarifnya sesuai dengan Keputusan Menteri nomor 384 tahun 2019 dan Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik,” ujarnya.

Menanggapi tuntutan Ojol, anggota Komisi III DPRD Sultra, Salam Sahadia mengatakan, sebelumnya dewan sudah menyepakati bahwa Maxim akan menyesuaikan tarifnya hanya tarif pengantaran orang. Sementara untuk barang dan makanan belum disesuaikan.

“Kita akan agendakan kembali RDP pekan depan, memanggil Dishub, Diskominfo dan DPMPTSP Sultra, serta pihak Ojol yaitu Maxim, Grab dan Gojek,” ujarnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...