Lukman Abunawas Ancam Pecat Kader Tak Dukung Calon Diusung PDI Perjuangan

1558
 

Kendari, Inilahsultra.com Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Tenggara (Sultra) Lukman Abunawas mengancam menjatuhkan sanksi pemecatan kepada kader partai yang tidak mendukung calon kepala dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 9 Desember 2020.

“Kalau tidak mengikuti perintah partai akan diberhentikan dari kepengurusan. Kalau dia anggota DPRD kita PAw (pengganti antarwaktu), karena ini instruksi langsung DPP,” tegas Lukman Abunawas saat diwawancara di salah satu Hotel di Kendari, Rabu 22 Juli 2020.

- Advertisement -

Menurut Lukman, sanksi pemecatan ini untuk menjaga komitmen dan maruah partai besutan Megawati Seokarnoputri dalam Pilkada serentak di Bumi Anoa.

“Partai sudah komitmen memenangkan semua pasangan calon yang telah mendapat rekomendasi dari DPP. Wajar saja jika sanksi pemecatan diberlakukan kepada kader, bahkan elite partai yang membangkang,” tegasnya.

Wakil Gubernur Sultra ini mengungkapkan, sejauh ini sudah ada kader yang teridentifikasi membangkang perintah partai dengan tidak menerima putusan DPP, yaitu
Bendahara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Konut Iskandar Mekuo yang juga anggota DPRD di daerah tersebut.

Iskandar bertolak belakang dengan keputusan partainya, karena maju sebagai calon wakil bupati mendampingi Raup. Sementara di Pilkada Konut, PDIP telah mengeluarkan rekomendasi kepada pasangan Ruksamin-Abuhaera.

“Kita tidak mempersoalkannya maju Pilkada, karena keputusan hak politik semua orang, tapi yang bersangkutan harus mundur dari partai. Pak Iskandar kita sudah surati, kita kasih waktu satu minggu untuk membuat permohonan maaf, karena sudah ada perbuatan yang tidak menyenangkan partai,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...