Terlibat Pembunuhan Sadis di Kolaka, Mertua-Menantu Terancam 15 Tahun Penjara

14953
 

Kolaka, Inilahsultra.com – Kasus pembunuhan di Desa Ladahai, Kecamatan iwoimenda, Kabupaten Kolaka, polisi amankan dua orang terduga pelaku yakni T (54) dan A (35).

Kapolres Kolaka, AKBP Saiful Mustofa melalui Paur Humas Polres Kolaka Bripka Riswandi kepada Inilahsultra.com mengatakan, kedua terduga pelaku adalah mertua dan menantu.

- Advertisement -

“Iya, ada dua yang kita amankan,” terang Riswandi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis 23 Juli 2020.

Masih kata Riswandi, keterlibatan A dalam peristiwa itu, berdasarkan keterangan saksi yang ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Inisial A ikut melakukan pelemparan kepada korban Hakim,” sambungnya.

Saat ditanya ilmu kebal yang dimiliki T, Riswandi belum memastikan hal tersebut.

“Untuk salah seorang terduga pelaku, kami tidak bisa menyatakan bahwa mempunyai ilmu kebal,” katanya.

Saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Polres Kolaka, menunggu proses selanjutnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, terduga pelaku disangkakan pasal 351 Ayat 3 subsider pasal 338 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, peristiwa pembacokan hingga menghilangkan dua nyawa akibat hal sepele. Pelaku merasa resah terhadap prilaku kedua korban karena lokasi tanah yang telah dipagar oleh tersangka selalu dibuka pagarnya oleh korban sehingga pelaku merasa jengkel.

Kejengkelan pelaku terhadap korban akhirnya membuncah pada saat pelaku keluar dari rumah dengan tujuan ke masjid di Desa Ladahai. Ia pergi ke masjid sambil membawa senjata tajam jenis badik.

Tiba-tiba pelaku melihat korban Sidung di depan lapangan bola Desa Ladahai. Pelaku pun Iangsung menancapkan sajam sebanyak tiga kali ke tubuh korban hingga meninggal dunia.

Tak berselang lama, saudara kandung dari korban yang bernama Haking datang dengan membawa sebilah parang kemudian mendatangi pelaku.

“Dan melakukan perlawanan dengan memarangi pelaku pada bagian pundak sebelah kanan namun tidak mampan dan akhirnya parang milik korban jatuh dan terduga pelaku mengambil parang korban kemudian Iangsung melakukan penganiayaan terhadap korban,” dalam release Polres Kolaka.

Meski korban sudah tidak berdaya. salah satu tersangka lainnya, A datang melemparkan baru ke kepala korban hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...